Banyak orang percaya bahwa memasak dengan kompor kayu menghasilkan masakan yang lebih enak, sedangkan memasak dengan kompor gas kurang beraroma tetapi lebih bersih. Bisakah seorang ahli memberikan saran? (Mai, 30 tahun, Quang Ninh ).
Membalas
Banyak orang percaya bahwa memasak dengan kompor kayu menghasilkan makanan dengan rasa terbaik, diikuti oleh kompor gas, dan terakhir kompor induksi. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung pandangan ini; ini hanyalah opini pribadi.
Biasanya, makanan yang dimasak di atas kompor kayu bakar memiliki bau asap dan mudah terkontaminasi oleh debu dan kotoran karena seringnya tutup kompor dibuka. Misalnya, memasak nasi di atas kompor kayu bakar membutuhkan pembukaan tutup kompor berkali-kali untuk mengaduk dan mencegah gosong. Sebaliknya, memasak dengan penanak nasi listrik hanya membutuhkan penyesuaian ketinggian air, sehingga menghasilkan retensi nutrisi yang lebih baik dan mengurangi kontaminasi dari debu dan kotoran.
Namun, beberapa masakan, seperti sup ikan yang dimasak di atas api kayu, menghasilkan ikan yang empuk, harum, dan rasanya lebih enak. Di sisi lain, memasak dengan kompor gas memberikan panas yang stabil, memungkinkan penggorengan dan penumis yang cepat, memastikan makanan matang sempurna, mempertahankan nutrisi, dan menghindari pemanasan ulang berulang kali.
Apakah makanan terasa enak atau tidak bergantung pada persiapan, cara memasak, dan keahlian juru masak, bukan pada apakah menggunakan kompor kayu atau gas. Yang terpenting, pastikan makanan dimasak hingga matang, air direbus, dan semua bahan dibersihkan dengan benar sebelum dimasak untuk menjamin keamanan makanan bagi keluarga.
Profesor Madya Dr. Nguyen Duy Thinh
Institut Bioteknologi dan Pangan - Universitas Sains dan Teknologi Hanoi
Tautan sumber








Komentar (0)