Dilihat dari atas, arsitektur perkotaan Kota Ho Chi Minh tampak modern dan harmonis, dengan banyak bangunan mengesankan yang terletak di sepanjang Sungai Saigon seperti: gedung Landmark 81 setinggi 81 lantai (Distrik Binh Thanh); terowongan Thu Thiem (menghubungkan Distrik 1 dan Kota Thu Duc), jembatan Ba Son (Distrik 1), kawasan perkotaan Thu Thiem (Kota Thu Duc), dan taman Ben Bach Dang (Distrik 1), yang menjadi simbol arsitektur baru yang menegaskan perkembangan perkotaan kota ini.
Pemandangan kota di malam hari menjadi semakin semarak dan penuh warna di bawah cahaya lampu, ramai dengan beragam hiburan, kegiatan budaya, dan kuliner, benar-benar layak menyandang gelar "kota yang tak pernah tidur." Jalan pejalan kaki Nguyen Hue (Distrik 1), area Lapangan Lam Son, dan area di depan Gedung Opera Kota (Distrik 1) telah menjadi tempat utama bagi banyak kegiatan budaya, olahraga , dan seni komunitas, yang ditawarkan secara gratis kepada penduduk dan wisatawan di akhir pekan.
Kota Ho Chi Minh telah mengidentifikasi pilar-pilar strategis untuk pengembangan pariwisata , termasuk peningkatan infrastruktur dan layanan, serta memprioritaskan konektivitas transportasi. Tahun ini, infrastruktur transportasi Kota Ho Chi Minh dan sekitarnya telah mengalami kemajuan signifikan, yang sangat memfasilitasi pengembangan pariwisata.
Bersamaan dengan itu, industri pariwisata sedang meneliti dan mengembangkan produk-produk baru seperti tur helikopter yang menawarkan pemandangan kota panorama dan memperluas pelabuhan wisata. Selain itu, pariwisata malam hari juga dikembangkan secara intensif. Kota Ho Chi Minh bertujuan untuk menjadi "ibu kota pariwisata malam hari Asia Tenggara".
Dalam delapan bulan pertama tahun 2025, Kota Ho Chi Minh menyambut lebih dari 4,3 juta pengunjung internasional dan sekitar 26 juta pengunjung domestik. Total pendapatan pariwisata mencapai lebih dari 125.000 miliar VND, meningkat lebih dari 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini merupakan pertanda yang sangat positif, menunjukkan bahwa produk pariwisata semakin menarik dan memiliki nilai tambah yang tinggi.
Industri pariwisata Kota Ho Chi Minh menargetkan untuk menyambut 8,5-10 juta pengunjung internasional dan 40-50 juta pengunjung domestik pada tahun 2025, menghasilkan total pendapatan pariwisata sebesar 260.000-290.000 miliar VND.
Setelah penggabungan tersebut, Kota Ho Chi Minh bertujuan untuk menjadi pusat pariwisata dan layanan terkemuka di kawasan ini. Dengan demikian, dalam 10-15 tahun ke depan, kota ini akan menjadi salah satu destinasi perkotaan paling menarik di Asia, setara dengan Bangkok (Thailand), Singapura, atau Kuala Lumpur (Malaysia).
Foto: Hieu Nguyen
Oh Vietnam!






Komentar (0)