![]() |
Alejandro Garnacho kurang konsisten. |
Hasil imbang 2-2 melawan Newcastle di putaran ke-17 Liga Premier pada 20 Desember sekali lagi membuat Chelsea merasa tidak lengkap. The Blues bermain keras dan berjuang keras di babak kedua, tetapi tidak mampu mengamankan tiga poin penuh. Selain masalah taktik dan pertahanan, performa Alejandro Garnacho menjadi fokus perdebatan.
Masuknya Garnacho ke dalam starting lineup adalah hal yang logis, setelah ia mencetak dua gol di pertandingan tengah pekan. Melawan tim Newcastle yang bermain terbuka dan menyerang, pemain sayap Argentina itu diberi banyak ruang untuk menunjukkan kemampuannya. Ia bergerak aktif, sering muncul di zona serangan dan berpartisipasi dalam permainan membangun serangan Chelsea.
Jika dilihat dari statistiknya, Garnacho bukanlah pemain yang "tidak terlihat". Ia menyelesaikan 25 dari 26 operan, menciptakan dua peluang untuk rekan setimnya, memiliki expected goals (xG) sebesar 0,33, dan memberikan 7 assist defensif. Angka-angka ini mencerminkan kontribusinya terhadap permainan secara keseluruhan.
Namun, masalahnya terletak pada proses pengambilan keputusan. Garnacho melepaskan lima tembakan, tetapi hanya satu yang tepat sasaran. Kemampuan umpan silangnya bahkan lebih mengecewakan, dengan keenam umpan silangnya gagal menemukan rekan setim. Dia hanya mencoba dua kali menggiring bola, dan hanya satu yang berhasil. Untuk pemain yang diharapkan mampu menciptakan terobosan di sayap, performa tersebut tidak memadai.
![]() |
Alejandro Garnacho tampil kurang memuaskan saat Chelsea bermain imbang 2-2 dengan Newcastle. |
Penampilan ini kembali memunculkan pertanyaan yang sudah familiar dalam sepak bola modern: haruskah Anda menaruh kepercayaan pada pemain yang sering berada di posisi menguntungkan tetapi kurang efektif, atau pada pilihan yang kurang oportunis tetapi tahu cara memanfaatkan peluang? Untuk saat ini, posisi sayap kiri Chelsea masih dipegang oleh Garnacho, sebagian karena Jamie Gittens belum dalam performa terbaik dan bahkan tidak tampil dalam pertandingan ini.
Namun, jika ia ingin menjadi bintang jangka panjang di Stamford Bridge, Garnacho perlu membuat perbedaan yang lebih menentukan dalam pertandingan seperti ini. Di level tertinggi, garis pemisah antara hasil imbang dan kemenangan seringkali terletak pada satu momen yang tepat.
Sumber: https://znews.vn/ngan-ngam-voi-garnacho-post1613085.html








Komentar (0)