Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Seorang pahlawan di hati umat manusia.

Buku "Pahlawan di Hati Umat Manusia," yang disusun dan diedit oleh Vu Thi Kim Yen, bagaikan film gerak lambat, sangat lambat sehingga pembaca dapat mendengar napas, melihat mata, dan bahkan melihat jam tangan tua di pergelangan tangan seorang pemimpin yang menolak menggantinya sementara rekan-rekan senegaranya masih menderita kelaparan. Terkadang, orang-orang terhebat tidak berdiri di podium tinggi, tetapi duduk di samping kita, menanyakan tentang makanan dan pakaian kita.

Báo Đồng NaiBáo Đồng Nai30/05/2026

Mengajak pembaca menelusuri kisah-kisah sehari-hari tentang Presiden Ho Chi Minh – mulai dari kemeja yang dikenakannya, sandal yang dipakainya, hingga makanan yang disantapnya bersama orang lain – buku ini melukiskan potret seorang jiwa yang tahu bagaimana hidup hemat di tengah kekuasaan, bagaimana mencintai di tengah kesulitan, dan bagaimana mempertahankan optimisme di dalam penjara yang gelap.

Menurut penyair dan penerjemah Pavel Antokonsky, yang menerjemahkan "Buku Harian Penjara" ke dalam bahasa Rusia dan berkesempatan bertemu Presiden Ho Chi Minh, buku tersebut menggambarkan beliau bukan sebagai simbol politik yang dingin, melainkan sebagai manusia sejati dengan "pesona" dan "humor" yang tersembunyi di balik senyum sederhananya. Ia sangat terkejut dengan ketenangan dan kepercayaan diri Presiden Ho bahkan saat dipenjara. Kontras yang aneh antara realitas gelap penjara dan semangat bebas yang melambung tinggi dalam puisinya menciptakan daya tarik yang kuat yang membuat orang asing seperti dirinya menunduk kagum.

Nona Van Anh, seorang pembaca muda dari kota Dong Nai , berbagi: "Setelah membaca buku 'Pahlawan di Hati Umat Manusia,' saya melihat Paman Ho sebagai seseorang yang sangat dekat – seperti seorang kakek, seorang guru yang mengajari saya cara hidup, terutama bagaimana ia dengan tenang dan penuh kasih sayang memperlakukan orang-orang di sekitarnya."

Buku "Pahlawan di Hati Umat Manusia" mencatat banyak ajaran Paman Ho, tetapi ungkapan "Apa pun yang bermanfaat bagi rakyat, lakukanlah dengan segenap kekuatanmu" tetap tertanam kuat dalam benak pembaca. Ajaran ini berharga bahkan ketika Anda menjadi seorang politisi atau pemimpin. Seorang dokter yang berdedikasi kepada setiap pasien, seorang insinyur yang meneliti produk-produk bermanfaat, seorang anak muda yang memilih untuk menyebarkan informasi positif daripada rumor palsu – itulah pengabdian. Patriotisme tidak membutuhkan slogan-slogan besar, tetapi lebih kepada upaya untuk melakukan yang terbaik dalam pekerjaan Anda, setiap hari, dengan hati yang bertanggung jawab kepada orang-orang di sekitar Anda.

Buku "Pahlawan di Hati Umat Manusia" tidak bercerita tentang sosok monumental yang jauh; buku ini tentang seseorang yang menjalani hidup yang bermakna melalui tindakan-tindakan kecil, namun tindakan-tindakan kecil itu menjadi cahaya penuntun bagi generasi-generasi mendatang. Jika Anda kesulitan menemukan tujuan hidup Anda, bertanya-tanya apa hal-hal bermakna yang dapat Anda lakukan di dunia yang penuh dengan hal-hal dangkal, bukalah buku ini. Bacalah perlahan. Tutup dan renungkan. Kebesaran bukanlah tentang melakukan hal-hal yang megah. Kebesaran adalah tentang melakukan hal-hal biasa dengan hati yang luar biasa.

Dan ternyata, kita semua bisa mulai belajar dari Paman Ho dan menjalani hidup yang lebih baik… mulai hari ini.

Phuong Dung

Sumber: https://baodongnai.com.vn/dong-nai-cuoi-tuan/202605/nguoi-anh-hungtrong-trai-tim-nhan-loai-cbf0b65/


Topik: Pembaca

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
"Kedamaian dalam tawa anak-anak"

"Kedamaian dalam tawa anak-anak"

percepatan

percepatan

Ciuman Manis

Ciuman Manis