![]() |
Mengajak pembaca menelusuri kisah-kisah sehari-hari tentang Presiden Ho Chi Minh – mulai dari kemeja yang dikenakannya, sandal yang dipakainya, hingga makanan yang disantapnya bersama orang lain – buku ini melukiskan potret seorang jiwa yang tahu bagaimana hidup hemat di tengah kekuasaan, bagaimana mencintai di tengah kesulitan, dan bagaimana mempertahankan optimisme di dalam penjara yang gelap.
Menurut penyair dan penerjemah Pavel Antokonsky, yang menerjemahkan "Buku Harian Penjara" ke dalam bahasa Rusia dan berkesempatan bertemu Presiden Ho Chi Minh, buku tersebut menggambarkan beliau bukan sebagai simbol politik yang dingin, melainkan sebagai manusia sejati dengan "pesona" dan "humor" yang tersembunyi di balik senyum sederhananya. Ia sangat terkejut dengan ketenangan dan kepercayaan diri Presiden Ho bahkan saat dipenjara. Kontras yang aneh antara realitas gelap penjara dan semangat bebas yang melambung tinggi dalam puisinya menciptakan daya tarik yang kuat yang membuat orang asing seperti dirinya menunduk kagum.









Komentar (0)