Harga lada hari ini, 15 November 2024 di pasar domestik stabil di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 138.000 - 139.000 VND/kg.
Harga lada hari ini, 15 November 2024: Penyebab kenaikan harga domestik, dan perkiraan permintaan dari pasar Tiongkok pada tahun 2025. (Nguon Vieson) |
Harga lada hari ini, 15 November 2024 di pasar domestik stabil di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 138.000 - 139.000 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada saat ini di Gia Lai adalah sebesar 138.500 VND/kg.
Harga lada saat ini di provinsi Dong Nai (138.000 VND/kg); Dak Lak (139.000 VND/kg); Dak Nong (139.000 VND/kg); Ba Ria - Vung Tau (138.000 VND/kg) dan Binh Phuoc (139.000 VND/kg).
Dengan demikian, harga lada domestik saat ini stabil di sebagian besar wilayah penghasil utama, dengan kenaikan hanya tercatat sebesar 500 VND/kg di Gia Lai. Harga lada tertinggi berada di angka 139.000 VND/kg.
Laporan bulanan terbaru Ptexim menyatakan bahwa harga lada telah meningkat lebih dari 70% sejak awal tahun. Pada Oktober 2024, pasar domestik sedikit menurun sebesar 0,7%, akibat penurunan daya beli dari pasar tradisional seperti AS, Uni Eropa (UE), Tiongkok, dll.
Ekspor lada Vietnam diperkirakan akan membaik pada awal 2025 berkat peningkatan permintaan yang tajam dari pasar Tiongkok. Sementara itu, setelah panen terakhir Indonesia, pasokan lada dunia belum tercukupi secara signifikan hingga Februari 2025. Hal ini dianggap sebagai faktor positif ketika Vietnam memasuki masa panen baru pada tahun 2025.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengekspor lada sebanyak 8.179 ton pada bulan September, naik 93 persen dari bulan sebelumnya dan 4,2 kali lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan tajam ekspor ke Vietnam, yang meningkat 3,8 kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya dan 23,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai 3.934 ton. Ini juga merupakan jumlah impor lada terbesar Vietnam dari Indonesia dalam 4 tahun terakhir, sejak September 2020.
Harga impor lada Vietnam dari Indonesia pada bulan September rata-rata mencapai 5.919 USD/ton, naik 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya dan 41,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, harga tersebut masih lebih rendah dibandingkan harga rata-rata ekspor Vietnam ke pasar internasional pada periode yang sama, yaitu 6.459 USD/ton.
Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, Indonesia mengekspor 35.249 ton lada, naik 85,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh panen lada hitam yang lebih besar dan kenaikan harga yang mendorong likuidasi saham-saham jangka panjang.
Di pasar dunia, pada akhir sesi perdagangan terakhir, Komunitas Lada Internasional (IPC) mencatat harga lada hitam Lampung (Indonesia) pada 6.514 USD/ton, turun 0,06%; harga lada hitam Brasil ASTA 570 pada 6.000 USD/ton; harga lada hitam Kuching (Malaysia) ASTA pada 8.400 USD/ton.
Harga lada putih Muntok adalah 9.116 USD/ton, turun 0,07%; Harga lada putih ASTA Malaysia berada pada 10.500 USD/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada harga 6.200 dolar AS/ton untuk 500 g/l; 550 g/l pada harga 6.500 dolar AS/ton; harga lada putih pada harga 9.400 dolar AS/ton. IPC terus menyesuaikan harga lada di Indonesia.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/gia-tieu-hom-nay-15112024-nguyen-nhan-gia-trong-nuoc-tang-nhan-dinh-nhu-cau-tu-thi-truong-trung-quoc-nam-2025-293762.html
Komentar (0)