Sebelum pertandingan dimulai, Swiss secara luas dianggap oleh para ahli sebagai kandidat terkuat untuk meraih posisi pertama di grup. Tim Eropa ini tidak memiliki bintang-bintang besar, tetapi mereka terkenal dengan gaya permainan mereka yang disiplin, solid, dan sulit dikalahkan.

Swiss dianggap sebagai tim terkuat di Grup B Piala Dunia 2026.
Pemain-pemain seperti Granit Xhaka, Manuel Akanji, Gregor Kobel, dan Ruben Vargas memberikan Swiss skuad yang cukup seimbang di ketiga lini. Bahkan "raksasa" sepak bola dunia pun waspada saat menghadapi tim Swiss saat ini.
Kekuatan terbesar Swiss terletak pada pengalaman mereka di Piala Dunia dan kemampuan mereka untuk mengontrol permainan. Mereka sering bermain dengan gaya pragmatis dan tahu bagaimana memanfaatkan peluang. Namun, salah satu alasan mengapa Swiss belum naik ke jajaran "tim besar" adalah kurangnya penampilan eksplosif dari bintang-bintang kelas dunia.
Tim dengan peringkat tertinggi kedua di Grup B Piala Dunia 2026 adalah Kanada. Di masa lalu, tim dari negeri daun maple ini telah berpartisipasi dalam ajang sepak bola terbesar di planet ini sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 1986 dan 2022, tetapi kedua kalinya mereka tersingkir setelah babak penyisihan grup.
Di bawah asuhan pelatih Jesse Marsch, Kanada memainkan sepak bola yang energik, dengan tekanan yang kuat dan transisi yang cepat. Dalam turnamen ini, Kanada membawa skuad yang relatif berkualitas, dengan pemain yang paling menonjol adalah Jonathan David dan Alphonso Davies.
Namun, Kanada juga memiliki kelemahan dalam hal semangat juang, pengalaman Piala Dunia, dan kemampuan untuk mempertahankan konsistensi dalam pertandingan bertekanan tinggi. Oleh karena itu, meskipun mereka memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan tempat di babak selanjutnya, mereka perlu memanfaatkan sebaik-baiknya pertandingan melawan Bosnia & Herzegovina dan Qatar.










Komentar (0)