Harga lada hari ini, 14 November 2024: Komentar mengenai waktu peningkatan ekspor lada Vietnam, ekspektasi tinggi dari pasar yang berpenduduk miliaran orang. (Sumber: Food Hacks) |
Harga lada hari ini, 14 November 2024 di pasaran dalam negeri turun tajam di beberapa daerah utama, diperdagangkan pada kisaran 138.000 - 139.000 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada saat ini di Gia Lai adalah 138.000 VND/kg.
Harga lada saat ini di provinsi Dong Nai (138.000 VND/kg); Dak Lak (139.000 VND/kg); Dak Nong (139.000 VND/kg); Ba Ria - Vung Tau (138.000 VND/kg) dan Binh Phuoc (139.000 VND/kg).
Dengan demikian, harga lada domestik hari ini menurun tajam di sebagian besar wilayah penghasil utama, dengan penurunan sebesar 1.000-2.200 VND/kg. Harga lada tertinggi tercatat di angka 139.000 VND/kg.
Departemen Impor-Ekspor ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) memperkirakan bahwa pada bulan-bulan terakhir tahun ini, aktivitas ekspor lada Vietnam tidak akan menguntungkan karena terbatasnya pasokan domestik, selain itu, permintaan dari Tiongkok masih rendah. Diharapkan pada awal 2025, situasi ekspor ke pasar ini akan lebih positif ketika permintaan diperkirakan akan meningkat tajam.
Mengenai waktu peningkatannya, para ahli memperkirakan hal itu akan terjadi di akhir tahun, ketika pasar meningkatkan impor untuk musim liburan. Ekspektasi tinggi masih tinggi karena permintaan dari pasar Tiongkok yang berpenduduk miliaran orang.
Panen lada baru Vietnam pada tahun 2025 diperkirakan akan tertunda selama 1 bulan. Hal ini akan menyebabkan kekurangan pasokan, sehingga berdampak positif pada harga lada dunia.
Di pasar domestik Vietnam, harga lada masih tertekan karena permintaan melambat, sementara para pedagang berupaya mengumpulkan modal untuk berinvestasi di kopi, produk pertanian yang sedang musim panen. Namun, terbatasnya pasokan telah menyebabkan harga lada tetap sekitar 70% lebih tinggi dibandingkan awal tahun dan dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Departemen Umum Bea Cukai, dalam 10 bulan pertama tahun ini, ekspor komoditas rempah-rempah ini mencapai 218.732 ton, senilai 1,11 miliar USD, turun 3% dalam volume tetapi naik 47% dalam nilai dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.
Dengan demikian, hanya dalam 10 bulan, industri lada kembali ke puncak klub ekspor bernilai miliaran dolar setelah 6 tahun absen dari tonggak sejarah ini. Hasil ini juga menjadikan lada sebagai produk pertanian dengan peningkatan omzet ekspor terkuat sejak awal tahun.
Pada akhir sesi perdagangan terakhir, Komunitas Lada Internasional (IPC) mencatat harga lada hitam Lampung (Indonesia) pada 6.518 USD/ton, turun 0,6%; harga lada hitam Brasil ASTA 570 pada 6.000 USD/ton; harga lada hitam Kuching (Malaysia) ASTA pada 8.400 USD/ton.
Harga lada putih Muntok adalah 9.122 USD/ton, turun 0,6%; Harga lada putih ASTA Malaysia berada pada 11.000 USD/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada 6.200 USD/ton untuk 500 g/l; 550 g/l pada 6.500 USD/ton; harga lada putih pada 9.400 USD/ton.
IPC terus menyesuaikan harga lada di Indonesia. Di dalam negeri, harga lada terus menembus angka 140.000 VND/kg. Sejak Oktober 2024, harga lada cenderung menurun akibat aksi jual akibat kebutuhan likuiditas.
Komentar (0)