
Analisis pra-pertandingan
Beberapa minggu yang lalu, Wolverhampton menghadapi prospek yang suram, dianggap sebagai kandidat utama degradasi ke Championship, dan bahkan berisiko mencatatkan total poin terendah dalam sejarah Premier League. Namun, seiring dimulainya tahun baru, tim kuning-hitam ini telah menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang jelas.
Tim asuhan Rob Edwards meraih 5 poin dalam 3 pertandingan terakhir mereka di Premier League, dengan dua hasil imbang saat bertandang ke Manchester United dan Everton, diapit oleh kemenangan pertama mereka musim ini melawan West Ham. Yang menarik, itu juga merupakan salah satu kesempatan langka di mana Wolves menunjukkan soliditas pertahanan dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang.
Kompetisi piala terus memberikan dorongan moral bagi Wolves ketika striker Jorgen Strand Larsen, nama yang sering disebut-sebut dalam rumor transfer, mencetak hat-trick, memberikan kontribusi signifikan pada kemenangan telak 6-1 mereka atas Shrewsbury di Piala FA akhir pekan lalu.
Meskipun masih berada di posisi terbawah klasemen Premier League, Wolves berpotensi memperkecil selisih poin dengan Burnley (peringkat 19) menjadi hanya 3 poin jika mereka memenangkan putaran ini, dan semakin mendekati untuk melampaui selisih 11 poin yang pernah dialami Derby County, tim yang pernah mencatatkan musim terburuk dalam sejarah Premier League.
Dua kemenangan kandang berturut-turut di Molineux, di mana Wolves mencetak sembilan gol dalam waktu singkat, meningkatkan kepercayaan diri para penggemar mereka. Namun, kemenangan 3-0 melawan West Ham hanyalah clean sheet pertama mereka di kandang sendiri di Premier League musim ini.
Sebaliknya, Newcastle juga secara bertahap meningkatkan performa tandang mereka setelah awal musim yang mengecewakan. Hingga saat ini, The Magpies hanya berhasil meraih dua kemenangan tandang di Premier League, termasuk kemenangan melawan Burnley di pertandingan tandang terakhir mereka.
Kemenangan di Turf Moor menandai awal dari empat kemenangan beruntun bagi tim asuhan Eddie Howe. Newcastle kemudian mencetak sejarah dengan gol paling akhir dalam sejarah Premier League (101:48) yang dicetak oleh Harvey Barnes dalam kemenangan mereka melawan Leeds United, sebelum mengalahkan Bournemouth melalui adu penalti di Piala FA.
Namun, ambisi Newcastle untuk mempertahankan gelar Piala Carabao mereka kini diragukan setelah kekalahan 0-2 dari Man City di leg pertama semifinal. Kekalahan ini juga mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka dalam 13 pertandingan di St James' Park dan menjadikan Man City tim tamu pertama yang mencatatkan clean sheet di sana musim ini.
Terlepas dari kesalahan tersebut, tiga kemenangan beruntun di Liga Premier telah membantu Newcastle naik ke posisi keenam di klasemen setelah 21 putaran, hanya terpaut tiga poin dari Liverpool yang berada di posisi keempat. Jika mereka mengamankan tiga poin penuh dalam pertandingan akhir pekan ini, Newcastle akan memenangkan tiga pertandingan beruntun di awal tahun, sebuah prestasi yang belum mereka raih sejak tahun 1996.
Perlu dicatat, Newcastle unggul dalam pertemuan head-to-head, setelah memenangkan keempat pertandingan terakhir mereka melawan Wolves, termasuk kemenangan tipis 1-0 di St James' Park pada bulan September.
Informasi kekuatan
Kemenangan dramatis Newcastle United 4-3 atas Leeds United dalam pertandingan terakhir mereka di Liga Premier dibayangi oleh cedera serius yang dialami bek tengah Fabian Schar. Manajer Eddie Howe mengkonfirmasi bahwa pemain asal Swiss itu akan membutuhkan operasi dan absen selama kurang lebih tiga bulan.
Kesulitan Newcastle tidak berhenti sampai di situ, karena Jacob Murphy mengalami cedera hamstring dalam kekalahan melawan Man City dan dipastikan akan absen dalam perjalanan ke Molineux. Selain itu, tim tamu juga akan kehilangan tiga bek: Emil Krafth (cedera lutut), Tino Livramento (hamstring), dan Dan Burn (cedera tulang rusuk).
Striker muda Will Osula mengalami masalah pergelangan kaki dan berisiko absen. Namun, kemungkinan pemain berusia 22 tahun itu meninggalkan Newcastle pada jendela transfer Januari membuat perannya di periode mendatang menjadi tidak pasti.
Sebaliknya, Wolves menerima beberapa kabar positif mengenai skuad mereka. Rodrigo Gomes dan Ladislav Krejci pulih tepat waktu untuk tampil dalam kemenangan Piala FA melawan Shrewsbury, sementara Emmanuel Agbadou kembali setelah Piala Afrika.
Meskipun demikian, manajer Rob Edwards masih menghadapi beberapa kendala. Marshall Munetsi dipinjamkan kembali ke Ligue 1 bersama Paris FC; Tawanda Chirewa absen karena sakit; dan Jean-Ricner Bellegarde dan Toti Gomes (keduanya cedera paha) serta Leon Chiwome (robek ligamen anterior cruciate) masih dalam masa pemulihan.
Hat-trick Jorgen Strand Larsen di Piala FA memberi Wolves lebih banyak opsi menyerang, tetapi saat ini, Tolu Arokodare dan Hwang Hee-chan kemungkinan besar masih akan menjadi duet penyerang pilihan dalam susunan pemain inti tim di Stadion Molineux.
Prediksi susunan pemain
Serigala: Sa; Mosquera, S. Bueno, Krejci; Tchatchoua, Arias, Mane, J. Gomes, H. Bueno; Arokodare, Hwang
Newcastle: Pope; Trippier, Thiaw, Botman, Hall; Guimaraes, Tonali, Willock; Barnes, Woltemade, Gordon
Prediksi skor: Wolves 1-2 Newcastle

Saksikan Liga Premier secara langsung dan lengkap diFPT Play, daftar sekarang di: https://fptplay.go.link/dQzQD
Sumber: https://tienphong.vn/nhan-dinh-wolves-vs-newcastle-21h00-ngay-181-bai-test-hoi-sinh-post1813851.tpo








Komentar (0)