Dalam dokumen terbaru yang dikirimkan kepada Dinas Pajak provinsi dan kota yang dikelola secara pusat, Direktorat Jenderal Pajak menyoroti kenyataan bahwa beberapa petugas pajak masih melanggar hukum dan dituntut atau ditahan terkait pengelolaan pajak untuk rumah tangga bisnis dan individu di beberapa daerah seperti Dinas Pajak provinsi Hoa Binh, Dinas Pajak provinsi Tay Ninh, Dinas Pajak provinsi Ca Mau , dan lain-lain.
Pelanggaran-pelanggaran ini telah menimbulkan kemarahan publik dan sangat memengaruhi citra serta reputasi seluruh sektor perpajakan.

Direktorat Jenderal Perpajakan telah menunjukkan beberapa alasan subjektif.
Hal ini melibatkan para pemimpin Departemen Pajak dan pejabat pajak yang ditugaskan untuk mengelola bisnis rumah tangga dan perorangan, tetapi tanpa inspeksi dan pengawasan yang memadai, serta gagal mematuhi peraturan dan prosedur industri: Mereka tidak mengadakan pertemuan dewan penasihat pajak, secara independen menyusun notulen rapat yang berisi informasi yang tidak akurat (tanpa mengadakan rapat), dan kemudian menyerahkannya kepada ketua dewan penasihat pajak untuk ditandatangani dan dicap.
Para pejabat publik tidak melakukan survei pendapatan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dan malah mengarahkan rumah tangga bisnis untuk menyatakan pendapatan yang tidak mencerminkan kenyataan. Secara khusus, beberapa pejabat masih menyalahgunakan dan menggelapkan uang pajak milik rumah tangga bisnis di wilayah yurisdiksi mereka.
Beberapa otoritas pajak telah lalai dalam menjalankan tanggung jawab mereka untuk inspeksi dan pengawasan dalam administrasi pajak.
Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Perpajakan meminta agar Direktur Departemen Perpajakan dan Direktur Sub-departemen Perpajakan segera menyelenggarakan peninjauan, inspeksi, dan penilaian ulang terhadap semua kegiatan pengelolaan pajak untuk rumah tangga bisnis dan individu di wilayah yurisdiksi mereka untuk segera mendeteksi dan mencegah pelanggaran.
Dalam kasus-kasus pejabat publik yang melanggar peraturan atau menunjukkan tanda-tanda pelanggaran peraturan, tindakan tegas dan keras harus diambil. Tanggung jawab kelompok dan individu terkait harus ditinjau dan diklarifikasi; tanggung jawab kepala dan wakil kepala unit tempat terjadinya insiden negatif dalam area tanggung jawab dan pengelolaannya harus ditegakkan secara ketat.
Selain itu, perlu untuk memperbaiki metode kerja, sikap, perilaku, dan komunikasi petugas pajak dengan rumah tangga dan usaha perorangan, serta dengan tegas memerangi dan segera menangani setiap tindakan yang menyebabkan ketidaknyamanan atau pelecehan dalam pelaksanaan tugas mereka.









Komentar (0)