Sebuah studi tentang efek kulit pisang, yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine (UK), meneliti sifat nutrisi dan berbagai manfaat kulit pisang sebagai berikut:
- Serat larut dan tidak larut: Mendukung pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus.
- Antioksidan: Senyawa seperti polifenol, flavonoid, dan karotenoid, berfungsi untuk melawan stres oksidatif dan peradangan.
- Vitamin dan mineral: Menyediakan sejumlah besar kalium, magnesium, vitamin B6, dan vitamin C, yang mendukung kesehatan kardiovaskular dan fungsi metabolisme.
Studi ini juga mendukung gagasan bahwa menambahkan kulit pisang ke dalam diet Anda dapat meningkatkan kesehatan, menurut Times of India .

Kulit pisang harus dicuci bersih sebelum digunakan atau diolah untuk memastikan keamanan pangan.
FOTO: AI
Menggunakan kulit pisang untuk perawatan kulit tradisional
Kulit pisang telah lama digunakan dalam perawatan kulit karena:
Efek anti-inflamasi : Antioksidan dalam kulit pisang dapat membantu mengurangi peradangan dan iritasi kulit.
Mengurangi jerawat dan flek hitam : Menggosok bagian dalam kulit pisang pada kulit dikatakan dapat mengurangi jerawat dan memudarkan flek hitam.
Melembapkan dan menenangkan : Kandungan air dalam kulit pisang membantu menghidrasi dan menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari atau iritasi.
Penting untuk dicatat bahwa, meskipun penggunaan ini sering disebutkan dalam pengobatan tradisional, bukti ilmiah masih terbatas. Para ahli kulit menyarankan untuk tidak menggunakan kulit pisang sebagai pengganti metode perawatan kulit yang terbukti secara ilmiah.
Mendukung metabolisme yang sehat
Menurut laporan tersebut, kulit pisang kaya akan serat, kalium, dan antioksidan, menjadikannya "sekutu yang hebat" untuk kesehatan secara keseluruhan dan pengelolaan berat badan.
Menambahkan kulit pisang ke dalam makanan dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga mengontrol nafsu makan dan mengurangi asupan kalori. Serat larut dalam kulit pisang juga meningkatkan pencernaan dan melancarkan buang air besar; selain itu, serat ini juga mengatur kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes.
Metode konsumsi dan pengolahan yang aman
Untuk memasukkan kulit pisang ke dalam diet Anda dengan aman, kulit pisang perlu dicuci bersih untuk menghilangkan pestisida atau kontaminan.
Saat mengolah pisang, orang-orang sebaiknya merebus, mengukus, atau menumisnya untuk meningkatkan rasa dan daya cerna. Selain itu, kulit pisang yang sudah dimasak dapat ditambahkan ke dalam smoothie, teh, atau hidangan tradisional.
Sebaiknya mulai dengan jumlah kecil untuk menilai toleransi dan secara bertahap meningkatkan konsumsi. Perlu diingat bahwa Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan perubahan signifikan pada diet Anda untuk meminimalkan potensi risiko.
Sumber: https://thanhnien.vn/nhieu-loi-ich-tu-vo-chuoi-185250920095739212.htm






Komentar (0)