Berjuang keras untuk mencari nafkah di bawah terik matahari.
Selama dua hari pertama bulan Juni, Hai Duong mengalami gelombang panas paling hebat tahun ini. Dalam cuaca yang sangat panas ini, sebagian orang tidak bisa beristirahat, meskipun mereka harus bekerja di luar ruangan di bawah terik matahari.
Báo Hải Dương•02/06/2025
Hari ini, 2 Juni, wilayah Hai Duong terus mengalami cuaca panas terik dengan suhu tertinggi mencapai sekitar 37-38 derajat Celcius. Ini adalah suhu yang diukur di dalam tempat penampungan stasiun cuaca. Namun, dari tanggal 1 Juni hingga sekarang, suhu aktual yang diukur di permukaan jalan antara pukul 10 pagi dan 2 siang telah mencapai lebih dari 40 derajat Celcius. Udara terasa pengap, permukaan jalan sangat panas, dan sinar matahari terasa seperti api yang menyinari setiap atap dan jalan. Di kelurahan Thanh Binh (kota Hai Duong), tim pekerja di lokasi konstruksi Bapak Bui Huy Kheo (dari distrik Ninh Giang) harus memasang jaring isolasi tambahan dan menggunakan kipas industri untuk mengurangi panas. Banyak orang melengkapi diri mereka dengan rompi pendingin untuk mengatasi panas terik saat bekerja di luar ruangan. Para porter di Pasar Hoi Do (Kota Hai Duong) masih memanfaatkan waktu istirahat makan siang mereka untuk bekerja segera setelah barang tiba. Di dalam pasar, meskipun tertutup atap, panasnya tidak jauh berbeda dengan berdiri langsung di bawah sinar matahari. Saat mengangkut talas dari Bac Giang ke pasar, pedagang Nguyen Huu Long berkata: "Seberapa panas pun cuacanya, kita harus memastikan pengiriman tepat waktu. Keterlambatan satu hari saja bisa merugikan bisnis kita." Di bawah terik matahari siang, beberapa pekerja mencari perlindungan di bawah tenda sebagai tempat berlindung sementara. Permukaan ubin yang sejuk menjadi tempat berharga untuk menyandarkan punggung mereka di tengah cuaca yang buruk. Meskipun mereka bekerja di dalam ruangan, atap seng bergelombang yang menyerap panas membuat setiap gerakan para pekerja menjadi lebih berat dari biasanya. Saat ini, para petani di distrik Thanh Ha memasuki awal musim panen leci. Untuk menghindari terik matahari di siang hari, banyak keluarga menggunakan lampu untuk memanen leci di malam hari. Karena harus bekerja di cuaca yang sangat panas, banyak orang tidak bisa menyembunyikan kelelahan mereka, keringat menetes di wajah mereka tanpa cepat mengering. Meskipun begitu, setiap istirahat, mereka akan tersenyum tipis, meskipun kemeja mereka basah kuyup oleh keringat dan matahari bersinar terik di atas kepala. Bagi mereka, setiap hari kerja adalah hari yang dijalani dengan sebaik-baiknya.VAN TUAN
Komentar (0)