Pagi ini, di banyak instansi dan unit, cetakan terakhir surat kabar Hai Duong diletakkan di atas meja seperti biasa, rapi, khidmat dan sangat akrab.
Generasi demi generasi jurnalis dan pembaca telah terikat dengan surat kabar ini. Surat kabar ini bukan hanya publikasi cetak yang familiar, tetapi juga bagian dari kenangan saya dan banyak orang lainnya. Surat kabar itu pernah menjadi alat pemandu bagi provinsi, pendamping kader akar rumput, suara kritik yang bertanggung jawab, jembatan antara rakyat dan Komite Partai serta pemerintah di Hai Duong...
Sebagai seseorang yang telah terikat dengan surat kabar selama lebih dari 15 tahun, saya sungguh merindukannya. Surat kabar cetak bagaikan seorang sahabat, menyaksikan pertumbuhan saya. Ada kalanya saya bahagia ketika artikel berita saya dimuat di halaman depan, dan ada kalanya saya terdiam karena artikel saya disunting, dipotong, ditolak... tetapi setiap kali seperti itu, saya belajar untuk mendengarkan, untuk memahami kehati-hatian dalam setiap kata. Surat kabar cetak bukan hanya sebuah produk, tetapi juga kristalisasi dari berbagai upaya diam-diam, dari para wartawan yang bekerja keras di bawah terik matahari dan hujan, para editor yang tekun dan berpengetahuan, hingga para distributor yang diam-diam membawakan surat kabar kepada setiap pembaca yang akrab setiap pagi.
Hari ini, surat kabar Hai Duong kami resmi berhenti terbit. Kami tidak mengucapkan selamat tinggal, karena ini bukanlah akhir. Ini hanyalah perubahan zaman, sebuah pengaturan yang wajar agar arus informasi terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan lebih efektif.
Saya yakin ketika para jurnalis Hai Duong memasuki "rumah bersama" bersama rekan-rekan mereka dari kota pelabuhan, mereka akan membawa serta semangat Timur, ketekunan, tanggung jawab, kejujuran, namun tetap berlandaskan kemanusiaan. Surat kabar baru ini akan memiliki tampilan dan skala yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan sumber daya yang telah ditempa selama bertahun-tahun, yaitu integritas, objektivitas, dan suara untuk kepentingan rakyat dan komunitas.
Penggabungan Hai Duong dan Hai Phong juga merupakan kesempatan bagi para penulis dan surat kabar untuk terhubung dan berinteraksi. Artikel-artikel yang bernuansa tanah air baru akan tetap mengandung semangat mencintai tanah air, melestarikan identitas, mendorong kebaikan, mengkritik kesalahan, dan menginspirasi kehidupan yang indah.
Surat Kabar Hai Duong ingin menutup dengan rasa hormat dan terima kasih kepada para pembaca untuk membuka perjalanan baru, bentuk baru.
BAO ANHSumber: https://baohaiduong.vn/gap-lai-trang-bao-mo-ra-hanh-trinh-moi-415319.html
Komentar (0)