Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Siapa yang sebaiknya menghindari makan terong?

Báo Kinh tế và Đô thịBáo Kinh tế và Đô thị20/11/2024


Kelompok orang yang sebaiknya tidak makan terong

Orang dengan riwayat alergi atau asma

Terong mengandung sejenis protein dan beberapa metabolit yang bertindak seperti histamin dalam konsentrasi tinggi. Oleh karena itu, penderita asma atau alergi sangat rentan mengalami gatal di mulut atau ruam kulit setelah memakannya, terutama jika terong tidak dimasak hingga matang.

Orang dengan masalah perut

Terong adalah makanan yang mendinginkan, dan mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut dan diare parah. Oleh karena itu, orang yang memiliki masalah perut sebaiknya menghindari mengonsumsinya.

Nutrisi dalam terong tidak hanya terdapat pada dagingnya, tetapi juga pada kulitnya yang kaya akan vitamin P. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi terong beserta kulitnya untuk mendapatkan manfaat nutrisinya.
Nutrisi dalam terong tidak hanya terdapat pada dagingnya, tetapi juga pada kulitnya yang kaya akan vitamin P. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi terong beserta kulitnya untuk mendapatkan manfaat nutrisinya.

Orang-orang dengan konstitusi yang lemah

Karena terong dianggap sebagai makanan yang mendinginkan, orang yang lemah atau memiliki kesehatan yang buruk sebaiknya tidak mengonsumsinya dalam jumlah besar atau terlalu sering.

Orang dengan penyakit ginjal

Penderita penyakit ginjal juga sebaiknya menghindari makan terong karena mengandung kadar oksalat yang tinggi, yaitu asam yang ditemukan dalam tumbuhan yang, jika dikonsumsi berlebihan, dapat dengan mudah menyebabkan batu ginjal.

Orang lanjut usia

Terong rendah kalori, sehingga cocok untuk lansia dan individu yang obesitas. Sifatnya yang menyejukkan juga bermanfaat bagi mereka yang memiliki ruam dan bisul. Namun, penderita asma, masalah perut, atau masalah limpa sebaiknya menghindarinya.

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi terong.

Mengonsumsi terlalu banyak terong dapat dengan mudah menyebabkan keracunan makanan.

Terong mengandung zat bernama solanin, yang memiliki efek antioksidan dan penghambat kanker. Namun, terong juga memiliki efek stimulasi yang kuat pada pusat pernapasan dan dapat memiliki sifat anestesi, sehingga dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Solanin tidak larut secara signifikan dalam air, sehingga menumis, merebus, dan metode memasak lainnya tidak dapat menghancurkannya. Cara yang tepat untuk menggunakannya adalah dengan merendam terong dalam sedikit cuka atau garam sebelum dimasak, atau menambahkan jus lemon, dan memakannya dengan berbagai hidangan lain untuk mengurangi aktivitas zat ini.

Cara terbaik untuk mencegah keracunan solanin adalah dengan mengontrol asupan Anda. Mengonsumsi sekitar 250 gram terong per kali makan tidak akan menyebabkan ketidaknyamanan, jadi tidak perlu terlalu khawatir.

Terong tidak bisa dimakan mentah.

Mengonsumsi terong mentah adalah sebuah kesalahan. Terong mentah mengandung racun solanin, yang jika tertelan, akan melumpuhkan pusat pernapasan. Semakin banyak terong mentah yang Anda makan, semakin tinggi kandungan solaninnya, dan semakin parah gejala keracunannya.

Jangan dikupas sebelum dimakan.

Nutrisi dalam terong tidak hanya terdapat pada dagingnya tetapi juga pada kulitnya, yang sangat kaya akan vitamin P. Jika Anda membuang kulitnya sebelum dimakan, Anda pada dasarnya membuang setengah dari vitamin P tersebut. Oleh karena itu, saat makan terong, Anda harus membiarkan kulitnya tetap menempel, mencucinya hingga bersih, lalu menyiapkan dan mengonsumsinya apa adanya.

Jangan makan terong bersamaan dengan makanan yang dianggap bersifat "dingin".

Terong sebaiknya tidak dimakan bersama makanan dingin lainnya seperti kepiting, makanan laut, bebek, angsa, katak, siput, dan lain-lain, karena dapat dengan mudah menyebabkan masalah pencernaan. Terong harus dimasak pada suhu sedang; panas berlebihan atau menggoreng dengan terlalu banyak minyak akan mengurangi nilai gizinya hingga 50%. Kecuali dipanggang langsung di atas arang, kulitnya harus dibuang; jika tidak, terong sebaiknya dimakan dengan kulitnya untuk memaksimalkan manfaat nutrisinya.



Sumber: https://kinhtedothi.vn/nhung-ai-khong-nen-an-ca-tim.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kun

Kun

KEBAHAGIAAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI FLICAM DALAM PRODUKSI PERTANIAN

KEBAHAGIAAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI FLICAM DALAM PRODUKSI PERTANIAN

Tenun tekstil

Tenun tekstil