Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Nutrisi-nutrisi ini sangat penting untuk perkembangan otak anak.

Otak anak berkembang pesat di tahun-tahun awal kehidupan. Anak-anak membutuhkan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cukup untuk mendukung perkembangan otak.

ZNewsZNews22/05/2026

Perkembangan otak anak sangat bergantung pada nutrisi.

Profesor Madya Dr. Ninh Thi Ung, dari Rumah Sakit Anak Nasional, menyatakan bahwa perkembangan mental dan motorik anak terjadi secara paralel dengan pematangan sistem saraf pusat dan tubuh. Pada tahun-tahun awal kehidupan, otak berkembang sangat pesat, sehingga kebutuhan nutrisi anak lebih tinggi daripada pada tahap lainnya.

Menurut Dr. Ung, saat lahir, sistem saraf adalah organ yang paling kurang berkembang di dalam tubuh. Otak bayi baru lahir memiliki berat sekitar 300-500 gram, tetapi pada usia 15 tahun dapat mencapai 1.200-1.400 gram, setara dengan otak orang dewasa.

Perkembangan ini merupakan hasil dari mielinisasi, yaitu pembentukan selubung di sekitar serabut saraf yang membantu mentransmisikan sinyal saraf dengan lebih efisien.

Untuk mendukung proses perkembangan ini, anak-anak perlu diberi energi dan nutrisi penting yang cukup. Anak-anak di bawah usia satu tahun membutuhkan sekitar 100-200 kkal/kg/hari, sedangkan kebutuhan energi anak yang lebih besar dihitung menggunakan rumus: 1.000 kkal ditambah 100 kkal dikalikan dengan usia mereka.

Sumber energi utama bagi anak-anak berasal dari karbohidrat seperti beras, tepung terigu, kentang, dan biji-bijian lainnya. Namun, Dr. Ung menekankan bahwa protein dan lemak adalah nutrisi yang memainkan peran sangat penting dalam perkembangan otak.

Protein berperan dalam pembentukan mielin, perkembangan jaringan, regenerasi sel, dan sintesis enzim dalam tubuh. Makanan seperti telur, susu, daging, ikan, udang, dan kacang-kacangan mengandung banyak asam amino esensial yang mendukung perkembangan otak dan fisik pada anak-anak. Rata-rata, anak-anak membutuhkan sekitar 2-3 gram protein per kilogram berat badan per hari.

Sementara itu, sekitar 60% komposisi otak adalah lemak. Asam lemak rantai panjang yang ditemukan dalam minyak nabati, susu, kacang tanah, dan biji wijen membantu membentuk mielin dan mendukung neurotransmisi. Semakin muda anak, semakin tinggi proporsi lemak dalam diet mereka. Untuk anak di bawah 6 bulan, lemak harus mencakup sekitar setengah dari total kebutuhan energi harian mereka.

Selain protein dan lemak, banyak vitamin juga secara langsung memengaruhi fungsi otak. Vitamin A mendukung fungsi saraf dan penglihatan, vitamin B berperan dalam metabolisme energi untuk otak, vitamin C membantu menghubungkan sel-sel saraf, dan vitamin E berkontribusi dalam mencegah penuaan sel-sel otak. Vitamin-vitamin ini banyak terdapat dalam sayuran hijau, hati hewan, ikan, telur, susu, dan kacang-kacangan.

Dr. Ung juga mencatat bahwa mineral seperti besi, kalsium, fosfor, seng, dan tembaga memainkan peran penting dalam sistem saraf. Besi membantu mengangkut oksigen ke otak, sementara seng terlibat dalam struktur banyak enzim yang diperlukan untuk fungsi otak.

Menurut Dokter Ung, pola makan anak-anak perlu seimbang dalam hal kelompok nutrisi, mencakup berbagai macam makanan, dan sesuai dengan usia mereka untuk mendukung perkembangan holistik mereka, baik fisik maupun mental.

Sumber: https://znews.vn/nhung-duong-chat-quyet-determining-the-brain-development-of-children-post1653315.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kim Son Reed Fan

Kim Son Reed Fan

Festival Tanah Muong

Festival Tanah Muong

Melestarikan kekayaan waktu.

Melestarikan kekayaan waktu.