Menurut NBC dan CBS, tersangka dalam penembakan itu "melepaskan 10 hingga 20 tembakan ke pos penjagaan yang dijaga oleh agen Secret Service AS." Personel keamanan segera mengeluarkan senjata mereka dan membalas tembakan.

Sebuah sumber keamanan AS yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan: “Dua orang terluka dalam baku tembak tersebut, tersangka dan seorang warga sipil. Keduanya dibawa ke rumah sakit. Tersangka dalam kondisi kritis sementara yang lainnya dalam kondisi serius.”
Seorang pejabat Gedung Putih mengkonfirmasi kepada CBS bahwa Presiden Donald Trump berada di Gedung Putih ketika baku tembak terjadi dan bahwa ia telah diberi pengarahan tentang insiden tersebut. Pasukan keamanan AS bersenjata kemudian dikerahkan dalam jumlah besar di sekitar Gedung Putih.
Menurut video yang kemudian dirilis oleh NBC, reporter Julie Tsirkin berada di Gedung Putih pada sore hari tanggal 23 Mei untuk melakukan pengambilan gambar. Tak lama kemudian, dia mendengar puluhan ledakan keras bergema di kejauhan. Reporter itu terkejut dan berulang kali bertanya kepada rekan-rekannya, "Suara apa itu?" Dia dan rekannya kemudian didesak oleh agen Secret Service untuk pindah ke ruang konferensi pers Gedung Putih.
Hingga saat ini, pihak berwenang AS belum merilis identitas pelaku.
Video: NBC
Sumber: https://vietnamnet.vn/no-sung-gan-nha-trang-an-ninh-my-trien-khai-day-dac-2518746.html







Komentar (0)