Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Petani Ut Chi menciptakan traktor padi untuk ekspor.

Báo Cần ThơBáo Cần Thơ14/05/2023


Teks dan foto: AN NAM

Meskipun tidak memiliki pelatihan formal di bidang mekanik dan teknik manufaktur, Bapak Nguyen Quang Chi (Ut Chi), yang tinggal di dusun Tan Ha B, komune Tan Hoa, distrik Tan Hiep (provinsi Kien Giang ), telah berhasil menciptakan serangkaian mesin serbaguna dan bermanfaat dengan semangat berinovasi. Dengan keberhasilan ini, Bapak Ut Chi tidak hanya membantu petani mengurangi beban kerja mereka di ladang tetapi juga mengekspor produknya ke luar negeri, yang semakin menegaskan bakat dan kecerdasan masyarakat Vietnam.

Dilengkapi dengan roda rantai karet, traktor pertanian yang diciptakan oleh Bapak Nguyen Quang Chi dapat dengan mudah bergerak di berbagai medan dan tahan terhadap kondisi berlumpur.

Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara, tetapi Ut Chi mewarisi profesi ayahnya sebagai tukang reparasi mesin pertanian. Ut Chi sering menemani ayahnya membajak lahan untuk disewakan kepada penduduk desa. Masa kecilnya dihabiskan bekerja di ladang, dan tumbuh dewasa menyaksikan kesulitan yang dihadapi orang tuanya di pertanian menanamkan dalam dirinya keinginan untuk menemukan solusi guna meringankan penderitaan para petani.

Pada tahun 2004, keluarganya membeli mesin pemanen gabungan untuk disewakan guna keperluan panen. Tiga tahun kemudian, menyadari bahwa mekanisasi lahan pertanian merupakan tren yang tak terhindarkan, Bapak Chi berdiskusi dengan keluarganya tentang impor mesin pemanen gabungan untuk dijual. "Pada tahun itu juga, mesin pemanen gabungan yang diproduksi di Tiongkok terus-menerus rusak dan tidak ada suku cadang, jadi saya memutuskan untuk membeli mesin dan peralatan untuk memproduksi suku cadang sendiri. Dengan peralatan yang sudah tersedia, saya bereksperimen dan melakukan riset, lalu memproduksi kendaraan pengangkut padi pertama," cerita Bapak Chi. Setelah sukses awal memproduksi kendaraan pengangkut padi, Bapak Chi menemukan cara untuk berhasil mengekspor kendaraan pengangkut padi ke Filipina, Afrika, Timur Tengah, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan mulai tahun 2014.

Menyadari bahwa tanah di Delta Mekong dicirikan oleh fondasi yang lemah dan berlumpur karena tiga kali panen padi per tahun, sehingga menyulitkan traktor padi dengan roda karet untuk terjebak dan bergerak, Bapak Chi memulai penelitian untuk mengatasi kekurangan ini. Dengan ketekunan dan kreativitas seorang petani, Bapak Chi menemukan solusi untuk membantu traktor bergerak dengan lancar di semua medan dengan mengganti roda karet dengan sistem trek yang memberikan permukaan kontak yang lebih luas. Dengan peningkatan ini, traktor padi Bapak Chi sekarang mampu menahan diri agar tidak terjebak di lingkungan berlumpur, terutama di sawah dengan fondasi yang lemah atau tergenang air.

Mesin rancangan Bapak Chi ini memiliki berat 2,06 ton, kapasitas muat 5 ton, dan ditenagai oleh mesin diesel dengan daya 56kW/2.400 rpm/75HP. Transmisi mekanis dengan sistem gigi maju 6 kecepatan dan mundur 2 kecepatan memungkinkan pergerakan yang fleksibel. Yang menarik, Bapak Chi telah meningkatkan traktor ini dengan menggunakan sistem pengangkat hidrolik satu arah yang secara otomatis menaikkan dan menurunkan alat pertanian saat menemui hambatan. Mesin ini telah diperiksa dan disertifikasi oleh otoritas terkait untuk memenuhi standar internasional ISO 9001:2015. Saat ini, Bapak Chi sedang menyelesaikan prosedur pendaftaran hak kekayaan intelektual untuk "karya ciptaannya" ini.

Pada awal tahun 2023 (Tahun Kelinci), perusahaan Bapak Chi berhasil mengekspor dua kontainer berisi 18 traktor dan mesin pengolah tanah beroda rantai ke pasar Filipina, memenuhi pesanan dari mitra. Ini adalah traktor pertanian yang telah disempurnakan dengan fungsi "2-in-1". Mesin ini mengintegrasikan pengangkutan produk pertanian dan pemasangan alat untuk mengolah tanah sebelum penanaman. "Saya menambahkan alat untuk membuat alur, membajak, dan membangun tanggul, mengintegrasikan berbagai fungsi ke dalam traktor padi sehingga petani dapat melakukan lebih banyak pekerjaan, menghemat tenaga kerja dan biaya…," jelas Bapak Chi.

Untuk mewujudkan hasratnya akan inovasi, Bapak Chi berinvestasi pada bengkel mekanik seluas 6.500 m2, beserta sistem manufaktur robotik dan teknologi produksi yang diimpor dari negara-negara maju di seluruh dunia . Bapak Chi mengatakan bahwa beliau akan fokus pada pengembangan pasar domestik untuk traktor beroda rantai secara intensif, meningkatkan kapasitas produksi bengkel dari 2 mesin/hari menjadi 3 mesin/hari.



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kerahkan seluruh kemampuanmu.

Kerahkan seluruh kemampuanmu.

Dermaga Perahu

Dermaga Perahu

Ha Giang

Ha Giang