Pada acara GTC Taipei, Nvidia memperkenalkan Robot Humanoid Referensi Isaac GR00T – sebuah platform robot humanoid yang dikembangkan bekerja sama dengan Unitree dari Tiongkok dan Sharpa dari Singapura. Sistem ini dirancang sebagai perangkat standar bagi universitas, lembaga penelitian, dan bisnis yang mengembangkan robot generasi berikutnya.

Robot humanoid Nvidia
Robot Humanoid Referensi Isaac GR00T. Foto: Nvidia

Selain sekadar menyediakan prosesor AI, Nvidia secara progresif memperluas cakupannya ke perangkat lunak, proses pengembangan, dan perangkat keras referensi untuk menciptakan platform bersama bagi industri robot humanoid. Menurut CEO Jensen Huang, robot humanoid akan menjadi pendorong utama dalam membawa AI fisik ke industri skala besar di masa depan.

Platform baru ini menggabungkan robot H2 Plus dari Unitree, tangan taktil Wave dari Sharpa, dan prosesor Jetson AGX Thor T5000 dari Nvidia. Robot ini memiliki tinggi sekitar 1,8 meter, berat 68 kg, dan memiliki 31 derajat kebebasan pada tubuhnya dan 22 derajat kebebasan pada masing-masing tangan, sehingga memungkinkan robot untuk melakukan manuver yang kompleks.