Pada tanggal 23 Februari, menurut wartawan VTC News, di dua kompleks bioskop Cinestar Hai Ba Trung dan Cinestar Nguyen Trai, banyak penonton muda datang ke bioskop untuk mengantre membeli tiket film karena mereka tidak dapat membelinya secara daring.
Di kedua kompleks bioskop ini, reporter VTC News merekam beberapa komentar penonton sebelum dan sesudah menonton film sejarah karya sutradara Phi Tien Son.
Penonton terus mendatangi bioskop untuk membeli tiket film "Peach, Pho and Piano" minggu depan karena banyak pemutaran akhir pekan yang tiketnya sudah habis terjual.
Meskipun "Peach, Pho and Piano" tidak diiklankan melalui pamflet, poster atau papan reklame, berkat informasi dari mulut ke mulut dan media sosial, film ini mendapat perhatian dan dukungan dari penonton.
Anggota audiens Hoang Thao (staf layanan pelanggan di Kota Ho Chi Minh) bercerita bahwa ayahnya adalah guru sejarah, jadi sejak kecil ia banyak mendengar cerita tentang kejadian bersejarah di negaranya.
Maka, ketika ia mengetahui tentang film Dao, Pho, dan Piano yang diangkat dari konteks Hanoi selama perang 60 hari dan malam di akhir tahun 1946 dan awal tahun 1947, penonton wanita ini sangat tertarik dan ingin menonton film tersebut. Ketika ia mengetahui bahwa dua gedung bioskop di Kota Ho Chi Minh sedang membuka pemutaran film, Hoang Thao dengan antusias pergi ke bioskop untuk menonton film tersebut.
"Begitu tahu ada pemutaran, saya langsung pesan tiket online, tapi tidak bisa. Pagi ini, saya baru selesai shift malam pukul 5 pagi, dan pukul 6 pagi saya pergi ke Cinestar Hai Ba Trung, menunggu bioskop buka untuk membeli tiket menonton pemutaran perdana "Peach, Pho and Piano", ujar Hoang Thao dengan penuh semangat.
Sebelum menonton film, salah satu penonton, Hoang Thao, mengungkapkan: “Saya sangat menyukai sejarah Vietnam, tetapi sulit menemukan film yang menarik tentang topik ini. Saya berharap film ini akan memberi saya perspektif baru tentang sejarah. Saya juga tidak membaca ulasan film ini sebelumnya untuk menahan rasa penasaran saya.”
Setelah menonton film tersebut, dan bertemu dengan reporter VTC News di bioskop, salah satu penonton, Hoang Thao, mengatakan ia merasa puas telah meluangkan waktu untuk menonton film Dao, Pho, dan Piano . Penonton ini memberikan nilai 9/10 karena film tersebut telah memberinya banyak emosi.
Penonton perempuan mengaku sempat menangis beberapa kali karena beberapa adegan berhasil menggambarkan cinta dan pengorbanan kedua tokoh utama.
Namun, tak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa "butiran pasir" kecil dalam film ini. Salah satu penonton, Hoang Thao, berpendapat bahwa seharusnya ada subtitel bahasa Vietnam untuk bagian-bagian di mana para karakter berbicara dalam bahasa Prancis. Karena ia tidak mengerti apa yang didengarnya, perasaannya terhadap film ini terkadang tidak sepenuhnya utuh.
Reaksi penonton Kota Ho Chi Minh setelah menonton film "Peach, Pho and Piano" cukup positif.
Salah satu penonton, Minh Phuong (mahasiswa tahun kedua, Universitas Arsitektur Kota Ho Chi Minh), juga memilih menonton film Dao, Pho, dan Piano karena kecintaannya pada sejarah. Di saat yang sama, Minh Phuong ingin mendapatkan kesempatan untuk lebih memahami peristiwa sejarah melalui tayangan di layar lebar.
Berbagi perasaannya kepada VTC News setelah menonton film ini, Minh Phuong memberi film ini 9/10 poin. Penonton wanita menyatakan: "Tiga gambaran 'persik', 'pho', dan 'piano' memang tidak terlalu menonjol, tetapi semuanya sangat berharga. Meskipun film ini tidak memiliki subtitel untuk dialog bahasa Prancis, saya pribadi merasa poin ini cukup menarik. Musik film ini membuat saya merinding, terutama karya piano Liszt, yang tragis sekaligus romantis."
Meskipun akhir ceritanya masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab, saya pribadi tetap mengapresiasi film ini karena sisi heroik dan romantisnya terjalin dalam setiap karakter.
Salah seorang penonton, Minh Hoang mengungkapkan rasa bangganya saat melihat banyaknya penonton muda yang datang ke bioskop untuk menonton film "Peach, Pho and Piano".
Menurut wartawan VTC News, sebagian besar penonton cukup puas setelah menonton film Dao, Pho, dan Piano di bioskop. Di media sosial, banyak penonton muda juga memuji karya sutradara Phi Tien Son.
Reaksi penonton Kota Ho Chi Minh setelah menonton "Peach, Pho and Piano".
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)