
Komite Rakyat Provinsi Quang Ngai baru saja mengeluarkan rencana untuk melaksanakan program Satu Komune Satu Produk (OCOP) untuk periode 2026-2030, dengan visi hingga 2035, di provinsi tersebut. Tujuannya adalah untuk mengembangkan produk-produk unggulan secara kuat, meningkatkan nilai ekonomi daerah pedesaan sekaligus melestarikan budaya lokal dan mendorong transformasi digital.
Sesuai rencana, Quang Ngai menargetkan untuk memiliki 300 produk OCOP baru yang diakui dengan peringkat 3 bintang atau lebih tinggi pada tahun 2030; termasuk setidaknya 7 produk potensial yang mencapai standar nasional 5 bintang dan 50 produk yang mencapai 4 bintang. Pada tahun 2035, seluruh provinsi berupaya untuk memiliki setidaknya 400 produk OCOP baru, dengan 15 produk potensial yang mencapai standar 5 bintang.
Provinsi ini berupaya agar setidaknya 50% entitas OCOP (Satu Komune Satu Produk) berupa koperasi dan usaha kecil dan menengah; memprioritaskan perempuan, pemuda, dan kelompok etnis minoritas dalam mengelola kegiatan produksi dan bisnis; mendorong pengembangan daerah penghasil bahan baku yang stabil, mengembangkan produk di sepanjang rantai nilai, dan memperkuat kehadiran di platform e-commerce.

Pada saat yang sama, pengembangan OCOP (Satu Komune Satu Produk) terkait dengan pariwisata pedesaan dan pelestarian desa-desa kerajinan tradisional. Produk-produk tersebut tidak hanya memiliki nilai komersial tetapi juga dikembangkan menjadi "kisah budaya," yang mencerminkan kedalaman sejarah, adat istiadat, dan pengetahuan lokal dari setiap daerah.
Provinsi ini mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas, ruang pengalaman desa kerajinan tradisional, dan ruang pamer produk OCOP untuk melayani wisatawan.
Dalam orientasi pembangunannya, Quang Ngai memberikan penekanan khusus pada kelompok produk unggulan seperti produk pertanian khusus, tanaman obat, produk kerajinan tangan, makanan laut olahan, saus ikan tradisional, produk rumput laut, dan layanan wisata pengalaman yang terkait dengan kehidupan penduduk pesisir dan pegunungan.
Selain itu, transformasi digital telah diidentifikasi sebagai solusi penting untuk meningkatkan efektivitas program OCOP. Provinsi akan mempromosikan digitalisasi catatan produk, penerapan sistem ketertelusuran, siaran langsung penjualan, e-commerce, dan pengembangan basis data di seluruh provinsi untuk mengelola produk OCOP.
Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/phat-trien-ocop-gan-voi-du-lich-nong-thon-va-chuyen-doi-so-234082.html








Komentar (0)