Sebagai salah satu legenda Angkatan Udara Rakyat Vietnam, Pahlawan Angkatan Bersenjata Rakyat - Kolonel pilot Nguyen Van Bay (1936 - 2019), yang menerbangkan MiG-17, dikenal karena banyak kemenangan gemilang, menembak jatuh 7 pesawat Amerika.

FOTO: WAKA BOOKS
Lahir di pedesaan Dong Thap yang miskin, Kolonel Nguyen Van Bay memiliki masa kecil yang indah yang berpadu dengan kehidupan bertani dan bermasyarakat yang keras namun menghangatkan hati di Delta Mekong. Energik dan pemberani sejak usia muda, ia dengan cepat mengembangkan keberanian dan ketahanan – kualitas penting untuk karier militernya.
Dari hari pertamanya di militer, melalui perjalanan berat untuk menjadi seorang pilot, hingga tahun-tahun tenang pasca-perang, "Burung Abadi"—kisah pilot legendaris Nguyen Van Bay— membawa pembaca melalui berbagai emosi: kebanggaan, kekaguman, kesedihan, dan rasa takjub. Memoar ini, yang diceritakan oleh putranya dan berdasarkan kenangan dari ibunya, mantan rekan seperjuangan, dan dokumen-dokumen berharga tentang dirinya, menawarkan fragmen kehidupan luar biasa dari pilot legendaris tersebut, yang mendapatkan rasa hormat dari lawan-lawannya dan kemudian mencari mereka lagi.
Sekembalinya ke rumah setelah perang, Nguyen Van Bay menjalani kehidupan sederhana di pedesaan. Ia adalah gambaran seorang ayah dan suami yang rajin merawat kebun hijaunya di kampung halamannya, dengan makanan sederhana berupa sayuran. "Seorang pahlawan bukanlah hanya seseorang yang menembak jatuh pesawat musuh, tetapi seseorang yang menaklukkan dirinya sendiri dalam kehidupan sehari-hari." Tangguh di medan perang, selalu bertanggung jawab kepada keluarganya, setia kepada teman-temannya, dan berbakti kepada rekan-rekannya – inilah kualitas yang selalu dipelajari putra pilot legendaris Nguyen Van Bay dari ayahnya.
Sumber: https://thanhnien.vn/phi-cong-huyen-thoai-nguyen-van-bay-qua-hoi-uc-con-trai-185250604221933978.htm








Komentar (0)