Dosen, anggota serikat pekerja, dan pemuda membimbing pejabat dan masyarakat untuk menerapkan perangkat digital dan platform digital. |
Menyebarkan pengetahuan digital
Sebagai unit ilmiah publik di bawah Universitas Hue, Institut Transformasi Digital dan Materi Pembelajaran melakukan penelitian, pelatihan, dan merupakan pusat inovasi digital, yang menghubungkan pengetahuan digital di dalam dan di luar sektor pendidikan . Dengan motto "transformasi digital untuk komunitas", Institut ini telah menjalankan program "Mempopulerkan AI - Mempopulerkan pendidikan digital" sebagai sebuah kampanye yang menyebar luas di masyarakat.
Prof. Dr. Nguyen Quang Tuan, Wakil Direktur Institut Transformasi Digital dan Materi Pembelajaran - Universitas Hue , mengatakan bahwa dalam program "Mempopulerkan AI - Mempopulerkan pendidikan digital", Institut bertanggung jawab atas segala hal mulai dari pengembangan dokumen, penyelenggaraan pelatihan, hingga pengajaran langsung dan dukungan kepada komunitas dalam penerapan AI sesuai dengan kebijakan "Membimbing dan menunjukkan cara melakukan sesuatu". Institut ini juga merupakan pelopor dalam merancang model pembelajaran terbuka, ruang kelas interaktif, perpustakaan digital, dan platform pendukung pembelajaran yang menggunakan AI, sehingga menjadikan teknologi lebih mudah diakses, dipahami, dan digunakan oleh semua orang.
Program pemasyarakatan Institut ini tidak berhenti pada kelas-kelas dasar, tetapi diselenggarakan berdasarkan model hierarki terbuka. Mulai dari mempopulerkan kelas keterampilan digital umum dengan pengetahuan tentang transformasi digital, teknologi informasi, penggunaan ponsel pintar, akses layanan publik, pembayaran elektronik, dll., hingga kelas-kelas khusus tentang aplikasi AI dalam administrasi, pendidikan, pertanian , lingkungan, dan aplikasi khusus lainnya. Institut ini juga merancang model pembelajaran digital interaktif secara langsung dan membangun kelas terbuka daring gratis.
Dari kelurahan dalam kota hingga kecamatan pegunungan, banyak kursus pelatihan gratis tentang "literasi digital" telah diselenggarakan dengan partisipasi langsung dari staf, dosen, dan mahasiswa. Khususnya, baru-baru ini, Institut telah berkoordinasi untuk menyelenggarakan kelas diseminasi keterampilan digital "Meningkatkan keterampilan digital di tempat kerja" bagi pejabat serikat pekerja, pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil, guru, dan pekerja di kecamatan A Luoi 1 dan A Luoi 4, yang diajarkan langsung oleh Lektor Kepala, Dr. Nguyen Quang Tuan, Wakil Direktur Institut, dan tim kolaborator.
Perwakilan pemimpin komune A Luoi 1 mengatakan bahwa melalui kursus pelatihan pemasyarakatan AI dan literasi digital populer yang diselenggarakan oleh Institut Transformasi Digital dan Materi Pembelajaran dan unit terkait, telah berkontribusi dalam menyebarkan pemikiran teknologi, membantu orang percaya bahwa AI bukanlah cerita yang jauh, tetapi alat yang sangat umum, melayani kehidupan, pekerjaan, dan studi setiap hari.
Selain memberikan pengetahuan, Institut juga membangun kelompok dukungan khusus, model "belajar mandiri AI di rumah", "penerapan AI dalam administrasi digital"... yang dipopulerkan secara daring. Institut juga secara proaktif bekerja sama dengan unit teknologi internasional seperti UFIN Group (grup teknologi terkemuka di bidang Web3, AI, dan blockchain) untuk mendukung mahasiswa dalam meneliti dan mengembangkan perangkat AI. Hal ini menunjukkan bahwa Institut tidak hanya mempopulerkan teknologi tetapi juga berinvestasi secara mendalam untuk membentuk generasi sumber daya manusia digital dengan kapabilitas yang komprehensif.
Langsung “Bergandengan Tangan” untuk Meningkatkan Keterampilan dan Pengetahuan Penerapan Teknologi Digital bagi Kader dan Guru di Daerah Terpencil |
Menuju masyarakat pembelajaran digital yang komprehensif
Dalam konteks Kota Hue yang sedang mempromosikan pemerintahan daerah dua tingkat, peningkatan kapasitas digital bagi para pejabat, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri sipil menjadi sangat mendesak. Sebagian besar prosedur administratif saat ini diproses secara daring, yang mengharuskan para pejabat untuk mahir menggunakan perangkat digital dan AI guna meningkatkan kecepatan pemrosesan dan efisiensi dalam melayani masyarakat.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, Institut telah menyelenggarakan berbagai pelatihan khusus untuk membantu staf menerapkan AI dalam penyusunan, pencarian, sintesis informasi, penulisan laporan, analisis data, dan komunikasi digital. Akses awal ke platform digital membantu staf mempersingkat waktu kerja dan meningkatkan profesionalisme dalam manajemen administrasi.
Tak hanya terbatas pada jumlah hampir 2.000 orang, pejabat, dosen, guru, mahasiswa, dan murid yang mengakses pengetahuan dan perangkat AI melalui kursus yang diselenggarakan oleh Institut, program ini juga menciptakan perubahan nyata dalam kesadaran dan keterampilan digital di masyarakat. Setelah mengikuti pelatihan, mayoritas mahasiswa menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan platform digital dan menerapkan AI dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
Institut ini juga sedang membangun basis data endogen, yang mendigitalkan sumber daya pembelajaran dan penelitian dari Universitas Hue sendiri untuk memperkaya ekosistem pembelajaran digital bagi pelajar, peneliti, dan masyarakat. Bersamaan dengan itu, dengan menggabungkan model AI yang ada, akan terbentuk perpustakaan digital, sebuah perpustakaan pintar, yang bertujuan untuk menghubungkan portal data digital endogen Universitas Hue dan Kota Hue dengan sistem nasional di masa mendatang.
Dengan dukungan unit dan daerah, gerakan "Mempopulerkan AI - Literasi Digital untuk Semua" akan terus menyebar, menciptakan gelombang transformasi digital yang kuat, berkontribusi dalam membangun masyarakat digital yang komprehensif, dinamis, dan berkelanjutan.
Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/pho-cap-cong-nghe-so-ky-nang-so-vi-cong-dong-156714.html
Komentar (0)