Pada tanggal 2 Juni, Departemen Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Nam Dinh menyelenggarakan seminar ilmiah "Pho dalam konteks kontemporer dari perspektif warisan budaya".
Dalam seminar tersebut, para peneliti budaya dan kuliner mengklarifikasi asal-usul, unsur-unsur budaya, dan kohesi komunitas melalui kuliner, serta isu-isu terkait pelestarian dan pengembangan profesi pembuatan pho. Ini adalah landasan penting untuk menyusun berkas agar pho dapat dimasukkan dalam daftar warisan budaya takbenda nasional.
| Cita rasa khas pho dari ketiga wilayah Vietnam akan dipamerkan di Festival Pho 2024. |
Menurut Dr. Nguyen Thi Thu Trang dari Departemen Warisan Budaya (Kementerian Kebudayaan , Olahraga dan Pariwisata), proses penyusunan berkas untuk memasukkan pho ke dalam daftar warisan budaya takbenda nasional harus sesuai dengan prosedur dan peraturan dalam Undang-Undang tentang Warisan Budaya.
Di sisi lain, perlu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang relevan dalam menentukan nama situs warisan budaya, sehingga berfokus pada elemen dan jenis yang menciptakan nilai khas dan unik dari situs warisan budaya tersebut.
Profesor Madya Dr. Dang Van Bai, Wakil Ketua Dewan Nasional Warisan Budaya, percaya bahwa untuk memasukkan pho ke dalam daftar warisan budaya takbenda nasional, pemerintah, lembaga khusus, dan terutama mereka yang terlibat dalam pelestarian dan pengembangan kerajinan pembuatan pho di Nam Dinh, perlu menyoroti karakteristik unik yang tercermin dalam semua tahapan, mulai dari persiapan dan pemilihan bahan dan makanan, hingga metode pembuatan mi pho segar yang khas; dan pengolahan serta penyelesaian semangkuk pho yang lezat, berkualitas tinggi, dan bergizi.
Bapak Dang Van Bai percaya bahwa lembaga kebudayaan yang kompeten di semua tingkatan memiliki tanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan membimbing masyarakat dalam melaksanakan kegiatan untuk melindungi dan mempromosikan nilai budaya kuliner secara umum, dan pho Nam Dinh secara khusus.
Wakil Direktur Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Nam Dinh, Do Quang Trung, juga menegaskan bahwa pendapat para peneliti, ahli, pemerintah daerah, dan masyarakat telah semakin memperjelas nilai dan berkontribusi dalam mempromosikan pho Nam Dinh kepada semua lapisan masyarakat, baik wisatawan domestik maupun internasional.
Secara khusus, mengidentifikasi pho dalam konteks kontemporernya akan memberikan dasar ilmiah untuk melengkapi berkas agar pho dapat dimasukkan ke dalam daftar warisan budaya takbenda nasional.
Sumber: https://baoquocte.vn/pho-duoi-goc-nhin-di-san-van-hoa-273531.html






Komentar (0)