![]() |
Gianluca Prestoni (kiri) saat pertandingan melawan Real Madrid. |
Insiden antara Prestianni dan Vinicius terus membayangi Benfica menjelang pertandingan tandang mereka di Bernabeu pada leg kedua babak play-off Liga Champions pada 26 Februari. Menurut Record , pemain Argentina itu secara proaktif mengumpulkan rekan-rekan setimnya sebelum latihan pada 22 Februari di Lisbon untuk meminta maaf atas dampak yang terjadi setelah pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid.
Prestianni mengakui bahwa beberapa hari terakhir tidaklah mudah. Ia memahami bahwa perhatian media yang intens memberikan tekanan pada seluruh tim, terutama karena Benfica memasuki babak play-off yang krusial. Fakta bahwa pemain muda itu tidak bermain dalam pertandingan melawan AFS di liga Portugal karena skorsing membuat situasi semakin sensitif.
Namun, menurut sumber tersebut, Prestoni sekali lagi menegaskan di ruang ganti bahwa dia tidak mengucapkan komentar rasis apa pun terhadap Vinicius. Dia menyatakan bahwa dia "sangat terluka" oleh tuduhan dari bintang Real Madrid itu, karena hal itu secara langsung memengaruhi citra profesional dan kehidupan pribadinya.
Oleh karena itu, ketegangan tetap ada. Benfica akan bertandang ke Bernabéu di tengah suasana yang belum mereda. Di lapangan, mereka harus menemukan cara untuk membalikkan keadaan di Liga Champions. Di luar lapangan, mereka menghadapi tekanan publik yang semakin meningkat.
Bagi Prestoni, ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini juga merupakan kesempatan baginya untuk mengakhiri hari-hari penuh gejolak yang dialaminya dengan memberikan respons di lapangan.
Sumber: https://znews.vn/phong-thay-do-benfica-da-xay-ra-chuyen-gi-post1629419.html








Komentar (0)