Harga emas domestik pada pembukaan sesi perdagangan hari ini (30 Oktober) dicatat oleh Grup DOJI sebesar 70,05 juta VND/tael untuk beli dan 69,95 juta VND/tael untuk jual.
Selisih harga beli dan jual emas di DOJI adalah 900.000 VND/tael.
Dibandingkan dengan pembukaan sesi perdagangan kemarin, harga emas di DOJI turun 50.000 VND/tael baik untuk pembelian maupun penjualan.
Sementara itu, Saigon Jewelry Company mencatat harga beli emas sebesar 70 juta VND/tael; harga jualnya 70,7 juta VND/tael.
Selisih antara harga beli dan harga jual emas di Saigon Jewelry Company SJC adalah 700.000 VND/tael.
Dibandingkan dengan sesi pembukaan kemarin, harga emas di Saigon Jewelry Company SJC turun 200.000 VND/tael untuk pembelian dan turun 300.000 VND/tael untuk penjualan.
Meskipun telah disesuaikan, selisih antara pembelian dan penjualan emas di negara ini saat ini sangat tinggi. Hal ini dapat menempatkan pembeli pada risiko kehilangan uang saat berinvestasi dalam jangka pendek.
Harga emas dunia per pukul 09.00 pagi ini, tercatat di Kitco, berada di level 2.003,8 USD/ons. Dibandingkan dengan pembukaan sesi perdagangan sebelumnya, harga emas dunia turun 1,8 USD/ons.
Harga emas bertahan stabil, didukung oleh meningkatnya penghindaran risiko di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Survei emas mingguan terbaru menunjukkan bahwa investor ritel dan mayoritas analis pasar optimis terhadap logam mulia tersebut, tetapi sebagian kecil masih memperkirakan emas akan turun atau memasuki fase konsolidasi minggu ini.
Colin Cieszynski, kepala strategi pasar di SIA Wealth Management, mengatakan ia memperkirakan emas akan bergejolak minggu ini, tetapi belum yakin ke mana arahnya. Ia mengatakan ia mengharapkan keputusan hawkish lainnya pada pertemuan Federal Reserve minggu ini.
Cieszynski merasa The Fed belum siap mengumumkan bahwa mereka telah selesai menaikkan suku bunga. Ia memprediksi The Fed akan mempertahankan suku bunga dan tetap membuka kemungkinan kenaikan suku bunga lagi pada bulan Desember.
"Angka inflasi sudah cukup baik sehingga mereka tidak perlu menaikkan suku bunga lagi, tetapi di saat yang sama, angkanya belum turun cukup cepat sehingga mereka bisa bilang kita sudah selesai," ujarnya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)