|
Wasit Vincic menjadi sasaran kritik dari Real Madrid. |
Pada dini hari tanggal 16 April, tim asuhan Alvaro Arbeloa unggul tiga kali di Allianz Arena, tetapi titik balik terjadi di babak kedua ketika Eduardo Camavinga menerima kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan.
Keputusan wasit Slavko Vincic langsung memicu kontroversi hebat. Di Real Madrid TV, para komentator mengungkapkan kemarahan mereka: "Real Madrid harus bermain dengan 10 pemain. Wasit benar-benar membiarkan permainan lepas kendali. Kartu kuning kedua sama sekali tidak adil."
Menurut analisis tersebut, Camavinga hanya berusaha memperlambat rutinitas tendangan bebas lawan, tetapi ia terpaksa meninggalkan lapangan pada saat yang paling krusial.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat Real Madrid kesulitan mempertahankan momentum. Seiring stamina mereka menipis, tim Spanyol itu secara bertahap kehilangan kendali. Hanya dua menit setelah menerima kartu merah, Luis Diaz mencetak gol peny equalizer, sebelum Michael Olise memastikan kemenangan bagi Bayern.
Real Madrid TV mengklaim ini adalah "hukuman mati" bagi tim berbaju putih. Mereka menekankan bahwa, bermain dengan jumlah pemain lengkap, Real Madrid sama sekali tidak kalah; bahkan, mereka mengontrol permainan dengan baik dan menciptakan lebih banyak peluang emas. Perbedaannya baru muncul setelah keputusan wasit yang kontroversial.
Meskipun kalah, Real Madrid tetap mendapat pujian atas semangat juang mereka. Namun, dampak terbesar yang ditimbulkan adalah kontroversi seputar keputusan wasit untuk memberikan kartu kuning.
Bayern akan menghadapi PSG di semifinal setelah mengalahkan Real Madrid dengan agregat 6-4 dalam dua leg. Sebaliknya, Real Madrid menghadapi musim tanpa trofi setelah tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey, sementara di La Liga mereka tertinggal 9 poin dari Barcelona dengan hanya 7 pertandingan tersisa.
Keunggulan Real Madrid menjelang laga krusial melawan Bayern Munich: Kekalahan 1-2 melawan Bayern Munich di leg pertama perempat final Liga Champions menempatkan Real Madrid pada posisi di mana mereka harus memenangkan leg kedua pada 16 April.
Sumber: https://znews.vn/real-madrid-phan-no-vi-trong-tai-post1643945.html







Komentar (0)