(Dan Tri) - Rosé menangis tersedu-sedu ketika bercerita tentang proses pelatihan yang membawanya menjadi bintang idola di industri hiburan Korea. Di sana, ia dan para trainee harus mengikuti aturan yang sangat ketat.
Setelah berbulan-bulan bungkam, Rosé diam-diam kembali ke dunia musik dan meninggalkan kesan mendalam dengan lagu APT. , yang menampilkan superstar Bruno Mars, pada pertengahan Oktober. Sebelumnya, Rosé hampir tidak beraktivitas.
Rosé akan merilis album "Rosie" Desember mendatang (Foto: Instagram).
Di penghujung November, ia kembali merilis single keduanya, "Number One Girl". Lagu ini memiliki pencapaian yang lebih sederhana daripada APT., tetapi tetap membantunya menerima banyak pujian. Diketahui bahwa di awal Desember, Rosé akan merilis album pribadi pertamanya, "Rosie" , yang berisi 12 lagu yang ia tulis dan aransemen sendiri.
Menurut media AS, Rosé telah menandatangani kontrak dengan Warner Chappell Music. Penyanyi Blackpink ini menjadi artis K-pop pertama yang menandatangani kontrak dengan label tersebut. Warner Chappell Music juga merilis lagu sukses APT. yang dinyanyikan Rosé dan Bruno Mars.
Lagu ini mendominasi tangga lagu musik global, termasuk mencapai No. 1 di tangga lagu Billboard 200 global.
Berbicara tentang keputusannya untuk bergabung dengan Warner Chappell Music, wanita cantik kelahiran tahun 1997 ini berkata: "Saya sangat senang menjadi bagian dari Warner Chappell Music. Saya yakin perjalanan saya akan luar biasa."
Seorang perwakilan dari Warner Chappell Music juga memuji Rosé atas pencapaiannya di masa lalu. "Mari kita tunggu dan lihat ke mana musiknya akan membawa kita," ujar perwakilan label tersebut.
Aktris kelahiran 1997 ini mengaku inspirasi rangkaian lagu dalam album Rosie berawal dari pengalaman masa lalu yang toxic.
Rosé telah meraih sukses besar dengan lagu barunya "APT." (Foto: Naver).
Anggota Blackpink itu mengaku bahwa aturan kencan yang keras di dunia K-pop membuatnya takut mengangkat topik-topik seperti patah hati dan mantan dalam album barunya.
Penyanyi cantik itu mengaku kepada New York Times bahwa ia tidak tahu apakah ia bisa menunjukkan sisi tersembunyi dirinya kepada orang lain. Menurut Rosé, emosi manusia seperti kesedihan, kehilangan cinta, atau kemarahan, semuanya menjadi menakutkan baginya.
Rosé juga berbagi tentang materi lagu-lagu barunya di acara YouTube Hot Ones: "Semua emosi yang murni dan jujur yang belum pernah saya ungkapkan sebelumnya. Rasanya seperti sebuah reka ulang. Jadi, banyak kisah memilukan dan emosi-emosi rentan saya yang tertanam di dalamnya. Itulah yang paling saya sukai dari menulis lagu, kita bisa mengubah sesuatu yang biasa saja menjadi sesuatu yang indah."
Dalam wawancara dengan New York Times, Rosé secara emosional berbagi tentang tantangan menjadi idola K-pop, terutama pelecehan dunia maya yang dihadapi artis wanita.
Mengenang masa-masa awalnya sebagai trainee, dilatih untuk menjadi bintang idola, ia berkata: "Saya tidak mengerti kesepian yang saya alami. Kejutan itu menjadi trauma bagi saya. Tapi saya bertahan."
Rosé mengakui bahwa masa-masa trainee-nya membuatnya takut dan stres (Foto: Berita).
Rosé mengatakan ia harus mengikuti jadwal latihan yang ketat, dengan sesi latihan berakhir keesokan paginya. Ia juga mengakui bahwa rasa takut kembali ke Australia dengan kekalahan turut memotivasinya.
Penyanyi Korea ternama ini mengaku merasa dirinya cukup kuat dan positif. Namun, terkadang, ia juga merasa terkuras secara emosional karena komentar negatif dan serangan dari luar. "Untungnya, menggubah lagu membantu saya mengatasinya," ujarnya.
Ketika ditanya tentang tantangan terbesar menjadi seorang bintang idola, Rosé berkata: "Kita dilatih untuk selalu menampilkan diri dengan sempurna, bahkan saat berinteraksi langsung dengan penggemar. Saya merasa bertanggung jawab untuk melakukan itu saat tampil di depan umum."
Rosé lahir dan besar di Australia. Namun, pada usia 15 tahun, ia kembali ke Korea dan menjadi trainee di YG Entertainment. Ia kemudian memasuki industri hiburan Korea sebagai anggota grup Blackpink.
Selama 8 tahun berkarya, Rosé dan anggota Blackpink telah mencapai kesuksesan besar, menjadi grup musik global.
Pada akhir tahun 2023, Rosé mengakhiri kontrak individualnya dengan YG Entertainment untuk mengembangkan kariernya sendiri. Namun, ia masih berada di bawah manajemen YG Entertainment dalam kegiatan umum Blackpink.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giai-tri/rose-ke-ve-su-khac-nghiet-noi-so-khi-lam-ngoi-sao-than-tuong-20241126144917360.htm
Komentar (0)