Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Warna-warna kehidupan yang semarak

Kembali ke Melbourne setelah lebih dari 10 tahun, tepat di tengah musim panas, masih mengantuk karena penerbangan panjang, angin panas dan terik matahari langsung membangunkan saya. Memanfaatkan waktu luang di antara pertemuan selama perjalanan, saya mengunjungi Pasar Queen Victoria. Bagi saya, mengunjungi pasar lokal adalah pengalaman penting saat bepergian ke mana pun. Pasar-pasar ini, yang dipenuhi dengan hasil bumi, mencerminkan budaya, kuliner, dan karakteristik unik kehidupan di setiap wilayah. Jadi, saat berada di Melbourne, Anda tidak boleh melewatkan Pasar Queen Victoria – atau singkatnya "Queen Market".

Việt NamViệt Nam16/05/2025

Melbourne dikenal sebagai surga kuliner .

Diresapi dengan semangat Melbourne.

Melbourne dikenal sebagai surga kuliner: makanan laut segar yang lezat, daging sapi Australia yang terkenal, dan buah-buahan segar yang melimpah. Selain jaringan supermarket besar, banyak orang masih lebih suka pergi ke pasar petani tradisional, tempat mereka dapat membeli hasil bumi segar dan buatan sendiri. Harga mungkin sedikit berbeda, tetapi Anda dapat memilih barang, menawar, dan mengobrol dengan penjual yang sudah Anda kenal.

Dibuka pada tahun 1878, Queen Market adalah saksi hidup sejarah Melbourne. Awalnya merupakan pasar grosir untuk hasil pertanian segar, fungsi pasar ini secara bertahap berubah seiring pertumbuhan kota. Saat ini, Queen Market menyambut 10 juta pengunjung setiap tahunnya. Penduduk setempat datang ke sini untuk membeli makanan untuk makan keluarga, wisatawan membeli suvenir untuk orang yang mereka cintai, atau sekadar menikmati sekantong bagel hangat, sandwich sosis panggang, dan melihat-lihat berbagai macam buah-buahan, sayuran, makanan laut, kerajinan tangan, pakaian, dan banyak lagi yang dipajang.

Queen Market sangat luas sehingga sulit untuk menentukan dari mana harus memulai. Berjalan-jalan tanpa tujuan, menikmati suasana yang ramai, dan mengagumi kios-kios yang lengkap adalah salah satu cara untuk menikmati pasar ini. Di sekitar Anda, para seniman jalanan memenuhi alun-alun, para pekerja kantoran berpakaian rapi makan siang di jalan, dan para pedagang memanggil pelanggan mereka…

Dibuka pada tahun 1878, Queen Market adalah saksi hidup perkembangan sejarah Melbourne.

Beragam sekali jenis barang

Menurut situs web resminya, Queen Market terbagi menjadi beberapa bagian. Namun, pasar ini dapat dengan mudah dikategorikan menjadi dua area utama: bagian makanan, yang meliputi buah-buahan dan sayuran segar, daging, ikan, dan keju, serta bagian barang dagangan, yang menjual pakaian, mainan, dan suvenir.

Aneka makanan laut segar seperti daging sapi, ayam, domba, babi, dan berbagai jenis ikan, udang, kepiting, dan gurita, semuanya baru ditangkap dari laut, dipajang berlimpah di dalam etalase kaca. Berbagai buah-buahan yang dipanen dari perkebunan di dekat Melbourne juga dibawa ke sini: ceri matang, buah persik merah muda yang lezat, dan stroberi yang menggoda. Saya memilih untuk membeli beberapa buah ceri, buah yang tidak ditemukan di Vietnam. Menggigit kulit tipisnya, saya merasakan rasa manis dan asam yang meledak di lidah saya, seolah-olah saya dapat merasakan sinar matahari, angin, dan rasa asin dari tanah ini yang terkandung di dalamnya.

Anda dapat menemukan kopi, roti, kue-kue, dan keju yang lezat di food court, bersama dengan berbagai pilihan makan siang yang terjangkau. Sandwich, nasi goreng, udang, kerang, dan banyak lagi disiapkan dengan cara yang sangat menggugah selera. Jika Anda berencana makan siang di sini, Anda perlu segera mencari tempat duduk karena tempatnya ramai dan mejanya sedikit; kemungkinan besar Anda harus makan sambil berdiri.

Sekitar pukul 2 atau 3 sore, menjelang penutupan pasar, daging, ikan, dan sayuran bisa didiskon hingga 50%. Saat itulah Queen Market menjadi ramai dengan teriakan riang para pedagang yang membawa hasil bumi dan barang-barang makanan mereka.

Sekitar pukul 2 atau 3 sore, Queen Market menjadi ramai dengan suara riuh para pedagang yang membawa berbagai hasil pertanian dan makanan.

Sebuah tempat yang melestarikan tradisi.

Meskipun waktu telah berlalu, Queen Market tetap mempertahankan suasana ramai dan gaya perdagangan pasar tradisionalnya. Jika Queen Market diibaratkan sebagai seseorang, kios-kiosnya adalah bagian-bagian tubuhnya, dan arus orang yang terus-menerus berlalu di sepanjang jalan setapak adalah darah yang membawa nutrisi untuk menopang tubuh.

Lebih dari sekadar bukti arsitektur berusia berabad-abad, Queen Market mencerminkan lanskap sosial dan budaya Melbourne yang saling terkait. Ini bukan hanya pusat perdagangan dan interaksi penting antara penduduk lokal dan wisatawan , tetapi juga simbol generasi di Melbourne. Beberapa pemilik kios adalah pedagang generasi kedua atau ketiga, mewarisi bisnis mereka dari ayah atau keluarga mereka, masing-masing dengan sejarah unik mereka sendiri.

Ini bukan tempat yang hanya Anda datangi dan pergi begitu saja. Suasana yang ramai, teriakan para pedagang, tawar-menawar, cerita-cerita sampingan, melimpahnya barang-barang segar, dan beragam sajian kuliner akan membuat Anda ingin kembali lagi. “Hidup lebih berwarna di Queen Market.” Memang, hidup menjadi lebih semarak berkat Queen Market!

Sumber: https://heritagevietnamairlines.com/ruc-ro-sac-mau-cuoc-song/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sekolah hijau

Sekolah hijau

Senang

Senang

Sore yang santai

Sore yang santai