Wilayah laut barat daya Vietnam, dengan garis pantai lebih dari 300 km dan banyak pulau serta tanggul, sangat cocok untuk habitat dan kelangsungan hidup kepiting batu. Di Ca Mau , kepiting batu banyak ditemukan di daerah pesisir, terutama di celah-celah berbatu dan tanggul beton.
Kepiting batu merupakan makanan lezat yang terkenal karena dagingnya yang enak, manis, dan kenyal. Profesi berburu kepiting batu juga telah memberikan penghasilan tambahan bagi puluhan keluarga miskin di sepanjang pantai Ca Mau.
Ibu Huynh Thu Ha (berdomisili di komune Khanh Binh Tay, distrik Tran Van Thoi, provinsi Ca Mau) berbagi: "Kepiting batu hanya memiliki berat rata-rata 150-200 gram. Kepiting betina memiliki daging yang lebih kenyal daripada kepiting jantan, dan daging di capitnya sangat manis dan memiliki aroma yang khas, sehingga sebagian besar wisatawan yang datang ke Ca Mau ingin menikmati kepiting batu atau membelinya sebagai oleh-oleh untuk teman dan kerabat."
Setelah bekerja sebagai pemburu kepiting selama lebih dari 5 tahun, Bapak Phan Van Soi, yang tinggal di komune Khanh Binh Tay, distrik Tran Van Thoi, provinsi Ca Mau, berbagi bahwa selama musim hujan (dari November tahun sebelumnya hingga Maret tahun berikutnya), perburuan kepiting menjadi jauh lebih ramai.
"Kepiting batu berwarna ungu tua dan abu-abu tua. Capitnya biasanya berwarna ungu tua atau putih keabu-abuan, dan kakinya memiliki banyak bulu halus. Dengan 100 perangkap kepiting, saya menangkap sekitar 5-7 kg kepiting batu setiap hari, dan menjualnya seharga 80.000-100.000 VND/kg (tergantung ukuran)," ujar Bapak Soi.
Saat ini, di dusun Kinh Hon, komune Khanh Binh Tay, terdapat hampir selusin rumah tangga yang从事 berburu kepiting batu di sepanjang tanggul atau tebing.
"Pekerjaan ini membantu saya mendapatkan penghasilan tambahan untuk menghidupi keluarga. Berkat pekerjaan ini juga, ketujuh anak saya mendapatkan pendidikan yang layak. Secara rutin, setiap hari, saya memasang perangkap sekitar pukul 3 sore sehari sebelumnya dan memeriksanya pukul 7 pagi keesokan harinya," lanjut Bapak Soi.
Alat utama yang digunakan untuk menangkap kepiting batu adalah perangkap, dan umpan yang digunakan untuk memikatnya adalah ikan kecil.
Mereka yang terlibat dalam perburuan kepiting batu telah memperoleh penghasilan antara 300.000 dan 500.000 VND per hari. Kepiting batu populer di kalangan banyak penikmat kuliner dan diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan unik seperti: kepiting batu tumis garam, kepiting batu bakar, dan terutama kepiting batu kukus dengan bir atau kepiting batu kukus dengan serai, yang sangat lezat.
Sumber







Komentar (0)