
Cuplikan layar dari klip video.
Hasil tersebut menandai pemulihan signifikan bagi industri minyak dan gas Libya, yang merupakan tulang punggung perekonomian negara tersebut. Menurut angka resmi, minyak kini menyumbang lebih dari 90% pendapatan negara dan lebih dari 95% ekspor Libya.
Namun, produksi minyak negara Afrika Utara tersebut telah berulang kali terganggu dalam beberapa tahun terakhir karena konflik, ketidakstabilan politik , dan perselisihan mengenai kendali atas ladang minyak dan pelabuhan ekspor.
Terlepas dari tantangan-tantangan ini, industri minyak dan gas Libya menunjukkan tanda-tanda positif. Menurut media lokal, Perusahaan Minyak Nasional Libya mencatat pendapatan bulanan tertinggi dalam 10 tahun terakhir pada bulan Mei lalu, mencapai hampir 4 miliar dolar AS.
Para ahli meyakini bahwa peningkatan produksi minyak ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade tidak hanya akan meningkatkan pendapatan anggaran Libya tetapi juga membantu memperkuat posisinya di pasar energi regional dan global.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/san-luong-dau-khi-cua-libya-dat-muc-cao-a489880.html










