Uji coba rudal jarak pendek Rusia (Foto ilustrasi: Sputnik)
Pravda mengutip Andrii Yusov, juru bicara Badan Intelijen Pertahanan Ukraina (DIU), yang mengatakan pada 20 Juni: "Produksi rudal di Rusia tetap stabil. Mereka telah mencapai kapasitas puncaknya dan telah stabil di sana selama setahun." Namun, ia tidak memberikan angka spesifik.
Selain itu, Bapak Yusov mengatakan bahwa Rusia terus beroperasi di perbatasan utara, dengan tujuan strategis utama untuk mengalihkan perhatian pasukan dan peralatan Ukraina, karena peristiwa-peristiwa penting masih berlangsung di Ukraina timur. Namun, situasi di Provinsi Kharkiv tetap tegang karena Rusia terus memobilisasi unit-unit baru di sana.
Rusia semakin unggul di medan perang saat persediaan senjata dan amunisi Ukraina menipis.
Berbeda dengan Ukraina, Rusia justru meningkatkan skala produksi pertahanannya. Para pejabat negara ini mengklaim bahwa industri pertahanan Rusia dapat mendukung kampanye militer di Ukraina selama bertahun-tahun lagi.
Kantor berita Pravda mengutip Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius pada bulan April yang mengatakan bahwa Rusia memproduksi senjata dan amunisi melebihi kebutuhan kampanye militer Moskow di Ukraina, yang memungkinkan Moskow untuk menimbunnya.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/the-gioi/san-luong-ten-lua-cua-nga-dat-dinh-20240621144200571.htm
Komentar (0)