- Ujian masuk kelas 10 tahun ajaran 2025-2026 semakin dekat, menandai tonggak penting bagi puluhan ribu siswa kelas 9 di provinsi ini. Dengan upaya aktif dan terkoordinasi dari seluruh sektor pendidikan dan pihak terkait, persiapan ujian telah dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif, memastikan ujian yang aman, serius, sesuai aturan, dan efektif.
Menurut laporan dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan, untuk ujian masuk SMA tahun 2025-2026, provinsi ini memiliki 11.088 kandidat terdaftar, yang mewakili 84,8% dari total jumlah siswa kelas 9. Provinsi ini telah mendirikan 23 pusat ujian dengan 468 ruang ujian, mengerahkan lebih dari 1.100 petugas dan guru untuk bertugas sebagai pengawas, dan lebih dari 300 staf pendukung termasuk petugas keamanan, medis , polisi, listrik, dan telekomunikasi untuk memastikan ujian dilaksanakan dengan aman. Untuk mempersiapkan ujian dengan baik, sektor pendidikan telah menerbitkan dokumen panduan komprehensif, menyelenggarakan pelatihan profesional untuk petugas ujian, memperbarui perangkat lunak penerimaan, memeriksa fasilitas, dan mengembangkan rencana koordinasi dengan instansi terkait di setiap wilayah ujian.
Di antara pusat-pusat ujian, Sekolah Menengah Kejuruan Chu Van An menonjol sebagai satu-satunya sekolah menengah kejuruan khusus di provinsi tersebut. Tahun ini, sekolah tersebut menerima 12 kelas khusus dengan total kuota 420 siswa, tetapi menerima 723 pendaftar. Yang menarik, ujian di sekolah tersebut berlangsung satu hari lebih lama dibandingkan sekolah lain karena para kandidat harus mengikuti mata pelajaran khusus tambahan dan tes berbicara bahasa asing. Sekolah tersebut menyediakan 30 ruang ujian resmi dan 2 ruang cadangan, serta menyiapkan semua peralatan mendengarkan dan berbicara yang diperlukan, sistem komputer, generator cadangan, kamera pengawas, dan tim teknisi pendukung. Bapak Mong Thanh Thuy, kepala sekolah, mengatakan: "Perbedaan ujian di sekolah menengah kejuruan ini bukan hanya pada durasinya tetapi juga pada tingkat persiapan teknis yang tinggi yang dibutuhkan, terutama untuk tes berbicara bahasa asing. Sekolah telah mengerahkan sumber daya manusia dan peralatan secara maksimal untuk memastikan bahwa setiap tahapan ujian dilakukan secara akurat dan ilmiah ."
Di SMA Cao Loc, salah satu pusat ujian dengan peningkatan jumlah kandidat tertinggi di seluruh provinsi, persiapan telah dilakukan dengan cermat dan sistematis. Tahun ini, sekolah tersebut memiliki 691 kandidat yang mengikuti ujian (meningkat lebih dari 60 kandidat dibandingkan tahun lalu), dan sekolah telah menyiapkan 29 ruang ujian. Ibu Nguyen Tuyet Chinh, kepala sekolah, mengatakan: "Jumlah kandidat yang mendaftar di sekolah telah meningkat secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga sekolah memberikan perhatian khusus pada persiapan. Setiap aspek, mulai dari fasilitas dan keamanan hingga logistik, telah diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan ujian berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan peraturan. Selain itu, sekolah telah berkoordinasi erat dengan kepolisian, dinas kesehatan, dan dinas kelistrikan untuk mengembangkan rencana darurat untuk keadaan darurat seperti pemadaman listrik, kecelakaan, dan cuaca ekstrem."
Tidak hanya di kedua sekolah ini, tetapi seluruh 23 pusat ujian di provinsi tersebut telah menyelesaikan peninjauan kondisi terkait ruang ujian, fasilitas, peralatan, listrik, air, sistem telekomunikasi, dan rencana keselamatan. Organisasi dan asosiasi lokal juga telah aktif berpartisipasi dalam "Kampanye Dukungan Ujian," membantu siswa dari latar belakang kurang mampu, menyediakan air minum dan bahan belajar gratis, serta membimbing para kandidat selama periode ujian. Lebih dari 1.400 petugas, guru, dan staf yang bertugas sebagai pengawas ujian telah menerima pelatihan profesional, menguasai peraturan, menangani situasi yang tidak biasa, dan mendeteksi kecurangan menggunakan peralatan berteknologi tinggi.
Dari perspektif sektor pendidikan, penyelenggaraan ujian tahun ini dipersiapkan sejak dini, secara menyeluruh, dan mendalam. Sejak awal tahun ajaran, Dinas Pendidikan dan Pelatihan mengeluarkan rencana revisi untuk siswa kelas 9, menyelenggarakan pelatihan bagi guru, dan mengarahkan ujian simulasi tingkat provinsi untuk mengklasifikasikan siswa dan menyesuaikan rencana revisi sesuai dengan hasil klasifikasi. Bersamaan dengan itu, perangkat lunak pendaftaran ditingkatkan dan disinkronkan dengan data sektor pendidikan, memungkinkan siswa dan orang tua untuk mendaftar dan mengakses informasi secara transparan dan mudah. Bapak Hoang Quoc Tuan, Direktur Dinas Pendidikan dan Pelatihan, menekankan: Persiapan ujian tahun ini dilakukan dengan tekad yang tinggi dan komprehensif, mulai dari bimbingan dan arahan hingga koordinasi dan pengorganisasian, semuanya bertujuan untuk memastikan kepentingan terbaik siswa dan menjaga disiplin ujian.
Ujian akan berlangsung selama tiga hari (5-7 Juni). Berkat upaya proaktif sektor pendidikan dan koordinasi erat antara sekolah, otoritas, dan pihak terkait, semua kondisi untuk ujian masuk SMA tahun 2025-2026 di provinsi ini telah dipersiapkan dengan cermat. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan ujian yang aman, serius, dan sesuai standar, tetapi juga menunjukkan rasa tanggung jawab dan komitmen terhadap kesejahteraan siswa tercinta kita. Dalam suasana urgensi dan tekad ini, dengan keyakinan bahwa keberhasilan ujian semakin terlihat jelas, ini merupakan batu loncatan yang kokoh bagi siswa dalam perjalanan akademis mereka mendatang.
Sumber: https://baolangson.vn/chuan-bi-ky-san-sang-thi-5048342.html







Komentar (0)