![]() |
| Green Food Company menjamin keamanan dan kebersihan makanan untuk hidangan sekolah. |
Di pasar lokal, toko makanan, restoran, dan dapur umum di seluruh provinsi, keamanan dan kebersihan makanan menjadi prioritas utama.
Perusahaan produksi dan bisnis makanan harus secara proaktif mengendalikan sumber bahan baku mereka dan secara ketat mematuhi peraturan mengenai pengawetan, pengolahan, dan penyimpanan sampel makanan.
Selain makanan olahan, permintaan akan air minum dalam botol, air murni, dan es batu juga meningkat tajam selama musim panas. Produk-produk ini juga perlu dikontrol secara ketat.
Pada kenyataannya, risiko masalah keamanan pangan tetap selalu ada selama bulan-bulan musim panas. Selama Bulan Aksi Keamanan Pangan 2026, insiden keracunan makanan terjadi di komune La Hien, provinsi. Setelah mengonsumsi sup yang terbuat dari sayuran liar, dua anggota keluarga mengalami gejala seperti sakit kepala, kelelahan, dan pusing, dan harus dirawat di rumah sakit.
Pengujian yang dilakukan oleh lembaga khusus telah menentukan bahwa sampel sayuran liar mengandung skopolamin, suatu zat yang dapat menyebabkan keracunan jika digunakan secara tidak tepat.
Sebagai respons terhadap risiko-risiko ini, otoritas provinsi telah menerapkan serangkaian langkah manajemen, inspeksi, dan peningkatan kesadaran yang komprehensif untuk meningkatkan efektivitas jaminan keamanan pangan.
Selama Bulan Aksi Keamanan Pangan 2026, seluruh provinsi membentuk 98 tim inspeksi antarlembaga; memeriksa lebih dari 1.290 perusahaan produksi pangan, bisnis, dan layanan makanan.
Selama inspeksi, pihak berwenang menemukan 66 tempat usaha yang melanggar peraturan keamanan pangan; mendenda 44 tempat usaha dengan total lebih dari 320 juta VND; dan memerintahkan pemusnahan barang-barang yang melanggar senilai lebih dari 300 juta VND.
![]() |
| Melakukan inspeksi terhadap praktik keamanan pangan dan kebersihan di dapur umum di provinsi tersebut. |
Pelanggaran utama yang ditemukan meliputi kondisi bisnis, asal produk, pelabelan produk, dan kepatuhan terhadap peraturan keamanan pangan. Selain inspeksi, kampanye kesadaran publik yang luas juga dilakukan, termasuk lebih dari 2.680 program radio, puluhan konferensi dan kursus pelatihan, serta banyak artikel dan laporan berita.
Bapak Ly Van Canh, Kepala Departemen Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Provinsi Thai Nguyen, mengatakan: Musim panas adalah waktu di mana risiko keracunan makanan meningkat. Oleh karena itu, sektor kesehatan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat inspeksi dan pengawasan produksi makanan dan tempat usaha; pada saat yang sama, pihaknya menyarankan masyarakat untuk memilih makanan dengan asal yang jelas, memasak makanan hingga matang, merebus air, dan menyimpan makanan dengan benar untuk mencegah risiko kesehatan.
Menjamin keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab lembaga pengelola negara, tetapi juga membutuhkan upaya bersama dari bisnis, perusahaan produksi dan perdagangan, serta setiap warga negara, yang berkontribusi dalam melindungi kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko keracunan makanan selama musim panas.
Sumber: https://baothainguyen.vn/xa-hoi/202606/siet-chat-an-toan-thuc-pham-mua-nang-nong-bfc1654/









Komentar (0)