Kementerian Konstruksi mempercepat persiapan proyek kereta api cepat Utara-Selatan dengan mencari perusahaan konsultan internasional yang berkualitas. Ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan untuk proyek mega-infrastruktur ini, yang diperkirakan akan memiliki total investasi terbesar dalam sejarah Vietnam, mencapai 67,34 miliar dolar AS.
Survei pasar internasional untuk kontrak konsultasi penting.
Pada tanggal 15 Mei, Kementerian Konstruksi dijadwalkan untuk menyelenggarakan Roadshow guna mensurvei pasar internasional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menilai tingkat minat dan kapasitas profesional organisasi konsultan terkait paket TV02 - penyusunan laporan studi kelayakan untuk proyek kereta api cepat Utara-Selatan.
Pada acara tersebut, lembaga pengelola akan memberikan informasi komprehensif mengenai skala, arah implementasi, persyaratan teknis, dan kriteria pemilihan kontraktor. Langkah ini dipandang sebagai langkah persiapan penting bagi Vietnam untuk mewujudkan jalur transportasi vital ini, yang berkontribusi pada perubahan wajah infrastruktur nasional.

Peran inti dari Laporan Studi Kelayakan
Menurut para ahli, studi kelayakan berfungsi sebagai "tulang punggung" proyek. Fase ini menentukan faktor-faktor teknis inti termasuk: pemilihan teknologi operasi, penentuan rute optimal, skala investasi, dan desain teknik secara keseluruhan. Lebih lanjut, studi ini berfungsi sebagai dasar untuk mengevaluasi efisiensi keuangan dan memilih model investasi antara investasi publik atau kemitraan publik-swasta (PPP).
Pemerintah telah mengarahkan agar prosedur pemilihan perusahaan konsultan diselesaikan pada kuartal kedua tahun ini. Bersamaan dengan itu, provinsi dan kota yang dilalui rute tersebut diharuskan untuk secara proaktif merencanakan pembangunan ekonomi di sepanjang koridor, guna memaksimalkan keuntungan dari konektivitas di masa mendatang.
Spesifikasi teknis dan skala investasi: 1,7 juta miliar VND
Jalur kereta api cepat Utara-Selatan direncanakan memiliki total panjang sekitar 1.541 km, melewati 15 provinsi dan kota. Proyek ini menggunakan standar jalur ganda, lebar jalur 1.435 mm, kecepatan desain maksimum hingga 350 km/jam, dan beban gandar 22,5 ton.

Sistem infrastruktur yang direncanakan mencakup 23 stasiun penumpang dan 5 stasiun barang. Total investasi awal diperkirakan sekitar VND 1.713.540 miliar (setara dengan USD 67,34 miliar), yang dimobilisasi dari anggaran negara dan sumber modal legal lainnya. Menurut peta jalan, proyek ini akan mulai diimplementasikan pada tahun 2025 dan menargetkan penyelesaian substansial pada tahun 2035.
Mekanisme khusus dan kerangka hukum baru
Untuk mempersingkat jangka waktu, mega-proyek ini menerapkan 20 mekanisme dan kebijakan spesifik, yang berfokus pada manajemen terdesentralisasi, mobilisasi sumber daya sosial, dan pengembangan industri kereta api dalam negeri. Majelis Nasional juga mengeluarkan Resolusi No. 227/2025/QH15, yang memungkinkan penambahan bentuk PPP dan investasi bisnis untuk komponen yang sesuai.
Bersamaan dengan itu, Undang-Undang Perkeretaapian No. 95/2025/QH15 resmi disahkan, menciptakan landasan hukum yang kokoh untuk implementasinya. Jalur kereta api berkecepatan tinggi ini tidak hanya akan mempersingkat waktu perjalanan tetapi juga diharapkan dapat membentuk kembali pembangunan perkotaan, logistik, dan ruang industri di Vietnam untuk beberapa dekade mendatang.
Catatan: Informasi proyek dapat berubah karena penyesuaian perencanaan dan keputusan persetujuan resmi dari otoritas yang berwenang.Sumber: https://baolamdong.vn/sieu-du-an-duong-sat-toc-do-cao-67-ty-usd-bo-xay-dung-tim-tu-van-quoc-te-441602.html








Komentar (0)