Quynh (di sebelah kiri) dan temannya mendiskusikan sebuah gambar.

Perjalanan penuh gairah

Ho Ngoc Nhu Quynh, seorang mahasiswi tahun ketiga di Fakultas Arsitektur Universitas Sains, Universitas Hue, adalah nama yang dicintai oleh banyak teman dan guru karena prestasi akademiknya yang mengesankan. Pada Perkemahan Arsitektur dan Seni Kreatif Nasional ke-3, yang diadakan pada tanggal 13-21 Desember 2025 di Quy Nhon (Gia Lai) dan diselenggarakan oleh Pusat Internasional untuk Sains dan Pendidikan Interdisipliner (ICISE), Quynh dan rekan-rekannya memenangkan hadiah pertama untuk proyek mereka.

Salah satu proyek yang paling dibanggakan Quynh adalah proyek hotel "Nguyet Giang Khuc" di kawasan laguna Tam Giang. Bangunan ini mengambil inspirasi dari citra perahu layar dan jaring ikan – simbol-simbol yang familiar dalam kehidupan nelayan. Dari situ, Quynh mengubahnya menjadi bahasa desain, menciptakan ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai akomodasi tetapi juga menghubungkan arsitektur dengan budaya dan semangat wilayah tepi sungai. Proyek ini membantu Quynh menyadari bahwa arsitektur tidak hanya menciptakan ruang hidup tetapi juga dapat melestarikan kenangan dan menyampaikan nilai-nilai komunitas.

Tekanan dan ambisi

Menurut Truong Thi Quynh Nhu (teman kuliah Quynh), arsitektur adalah bidang studi yang menuntut banyak waktu, keterampilan, dan pola pikir yang selalu inovatif. Tekanan tidak hanya berasal dari tenggat waktu, tetapi juga dari terus-menerus mendorong batasan kemampuan seseorang dalam setiap proyek. Selama studinya, Quynh Nhu, seperti banyak mahasiswa arsitektur lainnya, menyadari bahwa bagian tersulit adalah ide. Keterampilan teknis dapat diasah seiring waktu, tetapi membangun ide yang kreatif dan praktis membutuhkan pemikiran mendalam dan inovasi berkelanjutan.

Menurut Quynh dan Nhu, mahasiswa arsitektur Vietnam membutuhkan ketekunan, keinginan kuat untuk belajar, dan kemampuan beradaptasi dengan cepat. Budaya Hue yang beragam dan mendalam merupakan sumber inspirasi yang besar untuk ide-ide desain. Namun, banyak mahasiswa masih kekurangan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman praktis dan kurang percaya diri untuk menciptakan ciri khas mereka sendiri.

Meskipun menghadapi tekanan yang cukup besar, mahasiswa arsitektur di Hue terus menunjukkan dinamisme dan kemampuan beradaptasi terhadap tren desain baru.

Dr. Nguyen Vu Minh, Wakil Rektor Fakultas Arsitektur, Universitas Sains , Universitas Hue, menilai bahwa mahasiswa saat ini dinamis dan mudah menguasai teknologi. Akibatnya, proyek-proyek mereka seringkali memiliki kreativitas dan nilai estetika yang tinggi. Penerapan praktis dalam proyek dan tugas mahasiswa juga menjadi sorotan. Banyak produk pembelajaran dan penelitian secara bertahap mendekati aplikasi dunia nyata, terutama di bidang desain arsitektur, desain lanskap, simbol, atau proyek arsitektur skala kecil yang diimplementasikan secara lokal.

Proyek-proyek tentang konservasi, desain lanskap, dan kerja lapangan situs warisan budaya juga menunjukkan minat pada pembangunan berkelanjutan dan penerapan teknologi dalam arsitektur. Hal ini dianggap sebagai salah satu kekuatan mahasiswa arsitektur di Hue.

Namun, kelemahan para siswa terletak pada kecenderungan mereka untuk meminjam bentuk, pada dasarnya meniru detail dan pola atap tradisional dan menggabungkannya ke dalam desain modern dengan cara yang agak mekanis. Ini adalah area di mana siswa perlu menyesuaikan diri untuk menciptakan bangunan yang mencerminkan identitas budaya dan selaras dengan tren arsitektur modern.

Teks dan foto: Hoang Trieu

Sumber: https://huengaynay.vn/doi-song/sinh-vien-kien-truc-hue-duong-den-voi-nghe-165628.html