Pada tanggal 11 Oktober, Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh melaporkan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan tentang persiapan dan pelaksanaan tugas untuk tahun ajaran dan membuat proposal untuk periode pelaksanaan mendatang.
Siswa sekolah menengah di Distrik Binh Tan memulai tahun ajaran baru. Distrik Binh Tan adalah salah satu wilayah di Kota Ho Chi Minh yang menghadapi tekanan jumlah siswa per kelas.
Kurangnya guru, tidak cukup ruang fungsional...
Menurut Departemen Pendidikan dan Pelatihan, saat ini, Kota Ho Chi Minh masih memiliki beberapa distrik, seperti Distrik 12, Binh Tan, Hoc Mon, Binh Chanh... yang tingkat pengajaran 2 sesi/hari belum mencapai 100% karena kondisi 1 ruang kelas/1 kelas belum terpenuhi, dan sekolah tidak memiliki cukup ruang fungsional sesuai peraturan. Di beberapa sekolah, jumlah siswa masih terlalu besar, yang memengaruhi kualitas pembelajaran. Selain itu, ada kekurangan guru untuk banyak mata pelajaran, sehingga kontrak dan kuliah tamu harus ditandatangani untuk memastikan cukup guru untuk mengajar, terutama berfokus pada Bahasa Inggris, TI, pendidikan jasmani, musik , dan seni rupa karena kurangnya guru yang berkualifikasi.
Menurut Dinas Pendidikan dan Pelatihan, daerah tersebut masih menghadapi kesulitan dalam mengembangkan tim pengajar di bidang teknologi informasi, teknologi, dan seni. Investasi dalam pengembangan sistem sekolah dan ruang kelas di beberapa distrik, terutama yang berpenduduk besar, saat ini sedang menghadapi kesulitan.
Penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler menghadapi kesulitan dalam mengatur waktu pelaksanaan untuk memastikan kesesuaian siswa dengan ketentuan pelaksanaan sekolah.
Guru belum terlatih secara mendalam dan minim pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan keterampilan hidup, sehingga sebagian besar lembaga pendidikan berkoordinasi dengan dunia usaha untuk melaksanakannya. Adanya kegiatan pendidikan tambahan di luar jam sekolah reguler berkontribusi pada pendidikan komprehensif siswa. Namun, penyelenggaraan kegiatan ini bersifat sukarela dengan partisipasi dan kontribusi dari peserta didik, sehingga terdapat perbedaan pandangan dalam pelaksanaannya.
Beberapa lembaga pendidikan belum memberikan informasi lengkap tentang kegiatan ekstrakurikuler kepada orang tua, sehingga menimbulkan kebingungan dan kesalahpahaman bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan wajib belajar. Hal ini berdampak pada kebijakan sosialisasi pendidikan dalam meningkatkan kegiatan berbasis pengalaman, praktik, dan kehidupan nyata bagi siswa.
Solusi Kota Ho Chi Minh
Dengan keterbatasan tersebut, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh menyatakan telah berkoordinasi dengan dinas dan instansi setempat untuk menyelesaikan proyek menarik guru di bidang Bahasa Inggris, Teknologi Informasi, Pendidikan Jasmani, Musik, dan Seni Rupa. Dinas Pendidikan dan Pelatihan juga telah menyelenggarakan pelatihan tentang penyelenggaraan kegiatan pendidikan keterampilan hidup bagi para guru.
Pelajaran keterampilan hidup untuk siswa di Distrik 10, Kota Ho Chi Minh
Departemen berkoordinasi dengan berbagai departemen, cabang, sektor, dan Komite Rakyat Kota Thu Duc serta distrik-distrik untuk menerapkan solusi yang efektif dalam melaksanakan proyek 4.500 ruang kelas guna mencapai target 300 ruang kelas per 10.000 penduduk, dalam rangka merayakan 50 tahun reunifikasi nasional. Dengan demikian, program ini dapat meningkatkan frekuensi belajar 2 sesi/hari, mengurangi jumlah siswa di kelas, dan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran.
Selain itu, dalam pelaksanaan program pendidikan, Dinas Pendidikan dan Pelatihan hanya mengarahkan sekolah agar ada koordinasi, konsensus, dan pengawasan dari orang tua, sehingga kebijakan sosialisasi pendidikan terlaksana secara erat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rekomendasi kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan
Dalam laporan hasil pemeriksaan awal tahun ajaran, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk memberikan pedoman yang terpadu tentang penetapan besaran biaya layanan untuk melayani dan menunjang kegiatan pendidikan di sekolah dan kewenangan untuk menetapkan besaran tarif layanan pendidikan selain biaya pendidikan yang bukan merupakan layanan untuk melayani dan menunjang kegiatan pendidikan, sehingga masing-masing daerah mempunyai dasar dalam pelaksanaannya.
Kota Ho Chi Minh mengusulkan agar Kementerian mengarahkan penugasan pembangunan dan pemilihan program sekolah kepada dewan sekolah, karena ini merupakan bentuk pengumpulan dan pembayaran atas nama orang lain, bukan pengeluaran anggaran.
Memberikan instruksi khusus tentang pengorganisasian pengajaran program sekolah selain melaksanakan Program Pendidikan Umum 2018 secara fleksibel, dengan menugaskan wewenang dan tanggung jawab kepada kepala sekolah dan dewan sekolah.
Bersamaan dengan itu, dokumen yang memandu kegiatan pengajaran 2 sesi/hari, instruksi tentang pengelolaan pengajaran dan pembelajaran tambahan disesuaikan dengan orientasi baru Program Pendidikan Umum 2018, sekaligus menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi Kota untuk secara efektif melaksanakan program dan proyek ke arah pendidikan cerdas, transformasi digital dan mencapai standar internasional dalam sejumlah konten dan bidang pendidikan dan pelatihan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/so-gd-dt-tphcm-neu-nhung-ly-do-anh-huong-den-chu-truong-xa-hoi-hoa-giao-duc-18524101112194297.htm
Komentar (0)