Le Tran Anh Hung (berbaju abu-abu) dan timnya selama pembuatan klip "Mui Ca Mau - tanah suci di tepi Tanah Air".
Karena kesibukan pekerjaan yang menghalanginya untuk hadir secara pribadi di upacara penghargaan di Hanoi, Bapak Le Tran Anh Hung mengungkapkan kegembiraannya atas penghargaan yang diterima karyanya dan menyatakan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya mengakui upaya pribadinya tetapi juga mencerminkan pengaruh yang semakin kuat dari komunitas kreatif muda dalam mempromosikan pariwisata Vietnam. Kompetisi ini juga memberinya kesempatan untuk belajar dari berbagai karya yang beragam, sehingga memperluas pemikirannya tentang bercerita tentang pariwisata melalui gambar.
Karya berjudul "Tanjung Ca Mau - Tanah Suci di Ujung Tanah Air" karya Le Tran Anh Hung, Sekretaris Persatuan Pemuda Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Ca Mau, meraih juara ketiga dalam kategori video pendek/klip.
Menurut Hung, proses pembuatan karya seni adalah sebuah perjalanan pengalaman dan koneksi, yang bertujuan untuk membantu para penonton tidak hanya mengagumi pemandangan yang indah tetapi juga merasakan dengan jelas ritme kehidupan, nilai-nilai ekologis, dan pesan pengembangan pariwisata berkelanjutan di wilayah paling selatan negara itu.
Sebelumnya, penghargaan yang diterima di Festival Film Internasional Asia semakin memperkuat keyakinan Hung dalam menekuni seni bercerita melalui film dan video – sebuah jembatan efektif yang mendekatkan nilai-nilai lokal kepada wisatawan domestik dan internasional. Prestasi ini memotivasinya untuk terus belajar, mengasah keterampilannya, dan berkontribusi dalam mempromosikan citra Ca Mau dan Vietnam dengan cara yang modern, manusiawi, dan berkelanjutan.
Lam Khanh
Sumber: https://baocamau.vn/tac-pham-mui-ca-mau-doat-giai-ba-an-tuong-du-lich-2025-a124743.html

Gambar-gambar pariwisata Ca Mau disertakan dalam klip video "Ca Mau Cape - tanah suci di tepi Tanah Air".





Komentar (0)