• Memperkuat kesadaran hukum dan bekerja sama untuk memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU).
  • Bekerja sama untuk menghapus "kartu kuning" IUU (Illegal, Unregulated, and Unregulated)
  • Komune U Minh: Meningkatkan efektivitas penanggulangan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU).

Perkuat upaya propaganda.

Untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian penangkapan ikan IUU (ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur), dan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pejabat, masyarakat, dan terutama nelayan pesisir, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, Departemen Kehakiman sendiri telah mengarahkan penyusunan dan pencetakan lebih dari 1.000 selebaran, brosur, dan poster untuk menyebarluaskan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan penangkapan ikan IUU, dengan pesan: "Setiap pemilik kapal penangkap ikan dan nelayan yang pergi ke laut untuk menangkap hasil laut perlu mengingat peraturan minimum; pelanggaran peraturan penangkapan ikan akan didenda atau dipenjara." Secara bersamaan, berkoordinasi dengan Komando Penjaga Perbatasan, poster telah dipajang di daerah pemukiman dengan muara sungai yang mengarah ke laut, pos penjaga perbatasan, unit angkatan laut penjaga perbatasan, pos kontrol perbatasan, pos pemeriksaan bergerak, dermaga penangkapan ikan, pelabuhan penangkapan ikan, daerah tempat kapal berkumpul, dan di kapal yang pergi ke laut untuk menangkap ikan dan mengeksploitasi hasil laut.

Para petugas dari Departemen Pendidikan dan Diseminasi Hukum (Departemen Kehakiman) membagikan selebaran yang mempromosikan kesadaran tentang pencegahan dan pemberantasan penangkapan ikan IUU di pelabuhan perikanan muara Song Doc.

Konten propaganda tersebut berfokus pada penyebaran peraturan hukum tentang perlindungan sumber daya perairan; tindakan terlarang dalam kegiatan penangkapan ikan, terutama praktik penangkapan ikan yang merusak; tanggung jawab hukum dan sanksi atas pelanggaran sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada saat yang sama, propaganda ini mempromosikan peran dan tanggung jawab organisasi, individu, dan masyarakat dalam melindungi, memulihkan, dan mengembangkan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Situs web departemen dan lembaga juga secara teratur menerbitkan informasi tentang pemberantasan penangkapan ikan IUU, menyediakan informasi hukum yang tepat waktu dan akurat kepada pejabat, pegawai negeri, dan masyarakat; meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum dalam kegiatan perikanan; dan secara bertahap mengurangi pelanggaran hukum.

Untuk memper diversify bentuk-bentuk propaganda dan penyebaran pendidikan hukum, provinsi ini menyelenggarakan berbagai kompetisi. Contoh tipikalnya adalah kompetisi "Memahami Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal" pada tahun 2026, yang menarik lebih dari 13.500 peserta dan lebih dari 21.400 karya yang dikirimkan.