
Pertandingan MMA Duo antara Nguyen Xuan Phuong, Nguyen Ngoc Thuc dan duo Tiongkok Li Tiandao dan Liu Longquan menjadi sorotan khusus. Sepuluh menit pertarungan tanpa henti dan tanpa jeda adalah sepuluh menit yang menguji batas ketahanan fisik dan mental.
Xuan Phuong memilih gaya bertarung langsung dan konfrontatif melawan Long Quyen, di mana setiap pukulan dan tendangan dipenuhi dengan tekad yang kuat. Di sisi lain, Ngoc Thuc bersikap tenang namun efektif, menggunakan kegigihan untuk menetralisir Thien Dao, mencegah lawannya menggunakan jurus andalannya.
Kedua pihak tidak menyerah, keempat petarung tetap teguh hingga peluit akhir berbunyi. Hasil imbang tersebut secara akurat mencerminkan jalannya pertandingan, tetapi yang lebih menyentuh adalah citra para petarung meninggalkan ring dengan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari penonton, sebuah nilai yang tidak dapat diukur dengan poin.

Sementara MMA Duo membangkitkan emosi, pertandingan MMA Trio antara Lac Viet dan Thuan Vien merupakan ujian taktik dan disiplin kolektif. Dalam pertarungan yang sengit, Phan Huy Hoang sekali lagi menunjukkan kesadaran situasionalnya yang luar biasa. Satu momen kelengahan dari Trieu Than Khai langsung dimanfaatkan oleh Huy Hoang, yang memberikan kuncian leher, menciptakan titik balik yang krusial.
Sejak saat itu, kerja sama tim Lac Viet dimaksimalkan. Tran Viet Anh dengan cepat menetralisir Thuong Soai Nam, sementara Le Minh Hoang mempertahankan posisi aman melawan An Liem Bac. Serangkaian tindakan yang menentukan dan tepat ini membantu Lac Viet membalikkan keadaan, mengamankan kemenangan yang dikagumi oleh para ahli.
Dalam pertandingan MMA Pro, intensitas mencapai puncaknya. Di kategori 65kg, Nguyen Huu Han mengalahkan Nguyen Tien Long dengan serangan siku berbahaya di ronde kedua, memaksa wasit untuk turun tangan karena luka robek yang dalam.

Sementara itu, kategori 56 kg menghadirkan momen tak terlupakan ketika Tran Trong Kim melancarkan tendangan kaki kiri yang tepat sasaran, menjatuhkan Dinh Van Khuyen, mengingatkan semua orang bahwa pengalaman selalu menjadi keuntungan yang signifikan.
Rentetan kemenangan berlanjut bagi para petarung Vietnam: Nguyen Trung Hai mengalahkan Bui Van Hung, Nguyen Thanh Duy menjatuhkan lawannya dengan serangan lutut yang kuat, dan Le Hoang Duc mengunci Ly Dieu Phuoc dengan kuncian yang terampil. Meskipun Nguyen Van Lam kalah berdasarkan poin dari Harry Smith, hasil itu hanyalah kemunduran kecil dalam gambaran keseluruhan yang penuh dengan warna positif.
Kejuaraan Lion Championship 29 berakhir bukan hanya dengan kemenangan yang diraih, tetapi juga dengan keyakinan yang semakin tumbuh bahwa MMA Vietnam sedang menuju arah yang benar. Dari keterampilan dan kebugaran fisik hingga mentalitas kompetitif, para petarung tuan rumah menunjukkan bahwa mereka tidak lagi berada di pinggiran permainan, tetapi secara bertahap menaklukkan ring dengan kekuatan mereka sendiri.
Sumber: https://baovanhoa.vn/the-thao/tam-dau-ruc-lua-vo-si-viet-nam-toan-thang-193169.html






Komentar (0)