Ini bukan hanya peringatan penting tetapi juga Hari Tahun Baru yang sesungguhnya, seperti halnya hari raya Tet tradisional, yang membawa sukacita, kegembiraan, dan kebanggaan. Orang-orang mengenakan kostum mereka yang paling berwarna-warni, dengan penuh semangat menuruni gunung... semuanya menciptakan permadani budaya yang mempesona yang terjalin dengan aliran sejarah bangsa.

Masyarakat Hmong di komune Lao Chai, provinsi Lao Cai , dengan gembira merayakan Hari Kemerdekaan.
Saat kabut pagi masih menyelimuti lereng gunung, suara seruling bambu bergema di seluruh desa. Di desa Co De Seng B, di tengah suasana sakral dan penuh semangat, keluarga kepala desa Giang A Cheo dengan tekun membersihkan rumah mereka, menata rapi potret Presiden Ho Chi Minh, dan bendera nasional berkibar dengan bangga di depan rumah mereka, siap menyambut hari raya besar.
Duduk di dekat perapian, Bapak Giàng A Cheo menceritakan kepada anak-anak dan cucu-cucunya tentang tonggak sejarah tahun 1945, ketika Presiden Ho Chi Minh membacakan Deklarasi Kemerdekaan. Sejak saat itu, seperti seluruh negeri, masyarakat Hmong memiliki "Hari Tahun Baru" tambahan, yaitu Hari Kemerdekaan Tet. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Partai dan Negara, serta untuk memperingati kontribusi besar Presiden Ho Chi Minh.
"Selama perayaan Hari Kemerdekaan, semua orang di desa merasa gembira. Banyak orang, bahkan mereka yang bekerja jauh, berusaha mengatur waktu untuk pulang kampung untuk bertemu, berbagi kegembiraan, dan merasakan kebanggaan nasional bersama," kata Kepala Desa Giàng A Cheo.
Sekelompok orang, muda dan tua, pria dan wanita, dari desa-desa terpencil yang berjarak puluhan kilometer dari pusat kota, turun dari gunung bersama-sama. Setiap wajah memancarkan kegembiraan dan antusiasme. Para pemuda yang kuat berkumpul di ruang terbuka, dengan antusias memainkan seruling tradisional dan menampilkan tarian tradisional. Ini bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga ungkapan tulus tentang persatuan dan kehidupan baru yang berubah dari hari ke hari di tanah ini. Para pemuda dan pemudi bergabung dalam permainan rakyat, menumbuk kue beras, berkompetisi dalam menenun, tawa mereka bergema di seluruh area...
Dahulu, penduduk desa di komune Lao Chai harus berjalan kaki seharian untuk menuruni gunung guna merayakan Hari Kemerdekaan, terkadang dimulai sejak sore sebelumnya. Kini, dengan perkembangan sosial-ekonomi, termasuk perkembangan infrastruktur transportasi yang terkoordinasi, jalan-jalan telah diaspal dengan beton hingga ke daerah pemukiman, sehingga perjalanan dan perdagangan menjadi lebih nyaman bagi masyarakat. Setiap rumah tangga memiliki beberapa sepeda motor, dan banyak keluarga bahkan memiliki mobil. Oleh karena itu, kebutuhan untuk berjalan kaki seharian tidak lagi diperlukan; hanya dibutuhkan sekitar satu atau dua jam bagi seluruh keluarga untuk sampai ke pusat komune. Hari Kemerdekaan tahun ini bahkan lebih bermakna karena daerah-daerah tersebut telah menyelesaikan konsolidasi dan reorganisasi sistem politik .
Berbicara dengan kami, Kamerad Dao Thi Thu Thuy, Sekretaris Komite Partai Komune Lao Chai, mengatakan: “Kegiatan pada Hari Kemerdekaan tidak hanya menciptakan kegembiraan, sukacita, dan motivasi bagi masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan kehidupan mereka, tetapi juga membuka pintu peluang untuk menarik wisatawan, memberikan kontribusi penting bagi pembangunan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”
Sumber: https://baolaocai.vn/tet-doc-lap-cua-nguoi-mong-o-lao-chai-post881052.html







Komentar (0)