
Nguyen Thi Thao (desa Dong An, komune Nui Thanh), seorang siswi kelas 8 di Sekolah Menengah Phan Chau Trinh, tumbuh dalam keluarga yang kurang beruntung. Ayah Thao adalah pencari nafkah utama, tetapi sayangnya meninggal dunia saat melaut, meninggalkan ibu dan dua saudara perempuannya untuk berjuang memenuhi kebutuhan hidup. Menyadari keadaan keluarganya, Thao selalu berusaha untuk berprestasi dalam studinya.
Pada tahun 2024, Thao menerima beasiswa "Dream Net" senilai 6 juta VND. Beasiswa tersebut tidak hanya mendukung pendidikan Thao tetapi juga memberinya harapan, membantunya percaya pada masa depan meskipun menghadapi banyak kesulitan dalam hidupnya.
Demikian pula, Le Thi Tieu Binh (desa Thuan Tri, komune Duy Nghia), seorang siswi kelas 8 di Sekolah Menengah Ngo Quyen, juga tumbuh di keluarga miskin. Pada tahun 2019, ayahnya meninggal dunia dalam kecelakaan laut, meninggalkan ibu dan empat saudara kandungnya. Ibu Binh, Tran Dang Tam, bekerja keras di bidang pertanian, dengan penghasilan terbatas, dan keluarganya dikategorikan sebagai keluarga hampir miskin. Terlepas dari kesulitan yang dihadapi, Binh selalu belajar dengan tekun dan mempertahankan prestasi akademik yang sangat baik selama bertahun-tahun.
Ibu Tam berbagi: “Pekerjaan saya tidak stabil, dan penghasilan saya tidak tetap, jadi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan anak-anak saya. Untungnya, berkat beasiswa "Dream Net", Binh memiliki kesempatan untuk belajar. Saya berharap beasiswa ini akan terus mendukung Binh dalam studinya, memupuk mimpinya, dan menatap masa depan yang lebih cerah.”
Program beasiswa "Menebar Jaring Impian" mendukung anak-anak kurang mampu, khususnya anak-anak nelayan di provinsi pesisir, untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan dan mewujudkan impian mereka. Program ini disponsori oleh Acecook Vietnam Joint Stock Company melalui Dana Perlindungan Anak Vietnam dan dilaksanakan di kota Da Nang dan provinsi Quang Nam (sebelum merger).
Beasiswa tersedia untuk anak-anak dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, yang dipilih berdasarkan keadaan keluarga seperti kesulitan ekonomi, kehilangan pencari nafkah utama, atau pendapatan terbatas. Program ini tidak hanya mendukung pendidikan anak-anak tetapi juga memberikan motivasi bagi keluarga nelayan untuk dengan percaya diri melanjutkan mata pencaharian mereka di laut, meningkatkan kehidupan mereka, dan menatap masa depan yang lebih cerah.
Baru-baru ini, melalui Dana Perlindungan Anak Kota Da Nang, beasiswa "Menebar Jaring Impian" untuk tahun 2025 diberikan kepada 16 siswa dari keluarga nelayan kurang mampu di kota tersebut. Mereka semua adalah siswa yang menerima beasiswa untuk pertama kalinya pada tahun 2024 dan akan terus menerima dukungan tahun ini.
Bapak Ngo Anh Tuan, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinas Kesehatan ), mengatakan bahwa melalui pemantauan, semua siswa telah mempertahankan prestasi akademik yang baik, tanpa ada kasus putus sekolah di tengah jalan. Setiap tahun, beasiswa tersebut memberikan 6 juta VND untuk mendukung siswa dalam membeli perlengkapan sekolah, pakaian, biaya hidup, dan nutrisi. Program ini jelas menunjukkan sifat kemanusiaannya, berkontribusi untuk membantu siswa memiliki kesempatan untuk berprestasi dalam studi mereka, sekaligus mendukung tujuan kesejahteraan sosial kota. Beasiswa ini diharapkan diberikan selama 3 tahun, setelah itu unit terkait akan merangkum, mengevaluasi, dan mempertimbangkan kemungkinan perpanjangan lebih lanjut di masa mendatang.
Sumber: https://baodanang.vn/tha-luoi-uoc-mo-tiep-suc-con-ngu-dan-3310777.html







Komentar (0)