Pada era feodal, Kota Tua Thanh Nham merupakan lokasi militer yang strategis. Dibangun pada tahun 1373, awalnya berfungsi sebagai perkemahan militer. Selama beberapa abad, melalui berbagai pembangunan dan perluasan, Kota Tua Thanh Nham, yang awalnya merupakan benteng tanah, dibangun kembali dengan batu, menampilkan empat gerbang: timur, barat, selatan, dan utara. Saat ini, hanya gerbang selatan dan utara yang tersisa.
Kota Tua Thanh Nham memiliki empat jalan utama dan 26 gang kecil. Jalan dan gang tersebut dilapisi batu. Dinding rumah-rumah juga dibangun dari batu, sesuai dengan namanya Thanh Nham - batu biru. Struktur arsitektur di dalam kota masih terpelihara utuh dalam gaya feodal, mulai dari gerbang, genteng, hingga kusen jendela.
Kota Tua Thanh Nham memiliki banyak situs bersejarah seperti paviliun, menara, kuil, candi, pagoda, dan bangunan lainnya. Di antaranya, yang paling menonjol adalah istana pertama (Istana Van Tho), kuil kedua (Kuil Ban Lan Quy, Kuil Trieu Quoc Chu), paviliun kelima (Paviliun Khue Quang, Paviliun Van Xuong, Paviliun Van Long, Paviliun Tam Cung, Paviliun Ngoc Hoang), kuil kedelapan (Kuil Ton Tan, Kuil Than Tai, Kuil Hoan Than, Kuil Hac Than, Kuil Duoc Vuong, Kuil Loi To, Kuil Xuyen Chu, Kuil Dong Nhac), dan kuil kesembilan (Pagoda Cuu Tuyen, Pagoda Tu Van, Pagoda Hoan Am, Pagoda Trieu Duong, Pagoda Tho Phuc, Pagoda Vien Thong, Pagoda Nghenh Tuong, Pagoda Phuong Hoang, Pagoda Lien Hoa). Selain itu, terdapat Perpustakaan Kuno Thanh Nam dan Kediaman Cendekiawan.
Pada tahun 2005, Kota Tua Thanh Nam diakui sebagai kota bersejarah dan budaya nasional, dan pada tahun 2017 terpilih lagi sebagai kawasan wisata nasional tingkat 5A.
Para wisatawan mengambil foto check-in tepat di luar gerbang Kota Tua Qingyan. |
Salah satu dari dua gerbang kota di Kota Tua Qingyan masih terpelihara hingga saat ini. |
Istana Vạn Thọ - situs bersejarah di dalam benteng kuno Thanh Nham. |
Jalan, dinding rumah, dan tangga semuanya dibangun dari batu, sesuai dengan namanya, Thanh Nham (yang berarti "Batu Karang"). |
Gang-gang sempit, tembok batu, dan atap genteng abu-abu selalu menjadi tempat persinggahan yang membangkitkan nostalgia bagi para wisatawan. |
Sebuah rumah tua tradisional dari masa lalu. |
Ruang tamu di sebuah rumah tua. |
Tempat tidur di era feodal kuno. |
Para wisatawan merias wajah untuk bersiap mengenakan pakaian tradisional etnis dan melakukan check-in di benteng kuno tersebut. |
Gadis kecil itu berpose untuk foto mengenakan pakaian tradisional etnis. |
Seorang wanita muda berpose untuk foto di depan gerbang sebuah rumah tua. |
Para wisatawan mempelajari tentang kerajinan tekstil tradisional yang diwarnai dengan lilin – sebuah Warisan Budaya Takbenda Nasional Tiongkok. |
Beberapa hidangan tradisional di Kota Tua Qingyan antara lain: kaki babi rebus, daging sapi kering, permen mawar, permen wijen, dan lain-lain. |
Sebagian dari tembok batu itu, jika dilihat dari atas, menyerupai Tembok Besar China versi mini. |
Kota kuno Thanh Nham dilihat dari atas. |
Sumber: https://nhandan.vn/anh-thanh-nham-co-tran-diem-den-khong-the-bo-qua-khi-toi-quy-chau-trung-quoc-post826526.html









Komentar (0)