![]() |
Sean Dyche bergabung dengan kelompok manajer yang dipecat di tengah musim. Foto: Reuters . |
Keputusan itu dikonfirmasi setelah serangkaian hasil yang mengecewakan. Hasil imbang 0-0 melawan Wolverhampton Wanderers pada pagi hari tanggal 12 Februari menjadi titik balik yang mendorong manajemen untuk bertindak. Forest kini hanya berjarak 3 poin di atas zona degradasi, pada tahap kritis musim ini.
Pemilik klub, Evangelos Marinakis, jarang menghadiri pertandingan tengah pekan di City Ground, tetapi kali ini ia berada di tribun. Gambar-gambar menunjukkan kekecewaan yang jelas terhadap performa tim. Menurut sumber, Marinakis mengadakan pertemuan darurat dengan para pemain kunci segera setelah pertandingan. Tak lama kemudian, keputusan untuk memecat Dyche pun diambil.
Beberapa pemain dilaporkan telah menyatakan kekhawatiran tentang gaya manajemen dan metode kepelatihan Dyche dalam beberapa pekan terakhir. Masalah internal dan penurunan hasil telah membuat posisi manajer asal Inggris itu semakin tidak pasti.
Pernyataan resmi klub berbunyi: “Nottingham Forest Football Club mengkonfirmasi bahwa Sean Dyche telah dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih kepala. Kami berterima kasih kepada Sean dan staf pelatih atas upaya mereka selama berada di klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka. Klub tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini.”
Dengan langkah ini, Forest menjadi tim pertama di Premier League sejak Blackburn pada musim 2012/13 yang melakukan tiga perubahan manajer dalam satu musim. Angka tersebut mencerminkan ketidakstabilan yang terus berlanjut di bangku pelatih dan musim yang penuh gejolak.
Nottingham Forest akan segera mencari manajer baru dalam waktu dekat. Menstabilkan performa tim dan meningkatkan hasil sangat penting jika klub ingin menghindari degradasi ke Championship.
Sumber: https://znews.vn/them-hlv-premier-league-bi-sa-thai-post1627309.html








Komentar (0)