Pada malam 24 Januari, tim Vietnam bermain melawan tim Irak dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup Piala Asia AFC 2023.
Situasi dimana Quang Hai mencetak gol untuk tim Vietnam. (Foto: Quynh Anh) |
Pertandingan antara Vietnam dan Irak tidak lagi memengaruhi performa kedua tim di babak penyisihan grup Piala Asia 2023. Vietnam dipastikan tersingkir setelah dua kekalahan, sementara Irak telah lolos ke babak selanjutnya sebagai tim teratas.
Namun, pelatih Philippe Troussier dan anak didiknya bertekad untuk meraih hasil baik di hari perpisahan.
Faktanya, tim Vietnam memasuki pertandingan dengan percaya diri dan banyak melancarkan serangan terbuka. Namun, tim tersebut masih belum memiliki peluang yang benar-benar berbahaya.
Pada menit ke-17, tim Vietnam mendapat peluang membuka skor ketika memanfaatkan umpan silang Minh Trong, Zaid Tahseen memasukkan bola ke gawangnya sendiri.
Namun, setelah meninjau VAR, gol tersebut dianulir. Keputusan wasit ini kontroversial.
Pada menit ke-38, Irak mendapat peluang berbahaya saat Zidane punya ruang untuk menembak, namun bola justru melayang tepat ke jangkauan kiper Nguyen Filip.
Dengan gaya permainan yang relatif gemilang, Vietnam membuka skor pada menit ke-42 melalui tendangan bebas Khuat Van Khang, yang disambut oleh Bui Hoang Viet Anh yang berlari cepat dan mencondongkan badan untuk mencetak gol. Kali ini, gol tersebut disahkan, membantu tim Vietnam memimpin Irak 1-0.
Pertandingan makin menegangkan ketika pada menit ke-45+3 Khuat Van Khang menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan, sehingga tim Vietnam hanya bermain dengan 10 pemain.
Babak pertama pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Vietnam.
Pada menit-menit berikutnya di babak kedua, tim Vietnam cukup ceroboh dalam bertahan dari bola-bola tinggi. Pada menit ke-55, Nguyen Filip harus menyelamatkan sundulan Irak.
Vietnam baru memiliki peluang untuk mendekati gawang lawan pada menit ke-70. Dari umpan silang rekan setimnya, Van Toan menguasai ruang dan kemudian bergegas menyundul bola, tetapi bola meleset dan kiper Al Fadhli berhasil menangkapnya.
Setelah beberapa peluang yang terbuang sia-sia, Irak memimpin pada menit ke-73. Bola masih melambung dan Aymen Hussein menyundul bola dari jarak dekat untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Kesulitan semakin bertambah ketika tim Vietnam terus-menerus ditekan dan dalam situasi yang diperebutkan, Viet Anh melakukan tekel berbahaya yang mengakibatkan pelanggaran terhadap Youssef Amyn di kotak penalti. Namun, Aymen Hussein menyia-nyiakan peluang dari titik penalti ketika tendangannya membentur tiang gawang.
Meski tertekan, 10 "pejuang bintang emas" tetap bermain dengan gigih dan berani. Gol berharga tercipta bagi tim Vietnam pada menit ke-90+3 ketika Quang Hai tampil gemilang dengan tendangan kaki kiri dari jarak dekat, membantu menyamakan kedudukan 2-2 untuk Vietnam.
Menit-menit terakhir terus dipenuhi pertarungan yang sengit dan menantang bagi tim pelatih Troussier.
Tekanan terus-menerus tertuju pada gawang kiper Nguyen Filip, dan pada menit ke-90+12, Vietnam terus mendapatkan penalti. Kali ini, keberuntungan tak berpihak pada tim Vietnam karena Aymen Hussein berhasil mengeksekusi penalti, membantu Irak unggul 3-2 dan meraih 3 poin penuh.
Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tim Irak.
( menurut VNA )
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)