Pada tanggal 21 September, di Universitas Teknologi Informasi dan Komunikasi Vietnam-Korea (VKU), babak final kompetisi keamanan informasi Digital Dragons-The Cyber Security Challenge 2024 (DDC 2024) berlangsung.
Kontes ini diselenggarakan oleh VKU bekerja sama dengan Perusahaan Evvo Labs, di bawah sponsor profesional Departemen Keamanan Informasi ( Kementerian Informasi dan Komunikasi ) dan FISU Vietnam.
Ini adalah kontes untuk mahasiswa di seluruh negeri yang menyukai TI serta keamanan dan keselamatan informasi.
Dr. Tran The Son, Wakil Rektor VKU, menyampaikan bahwa kontes ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mahasiswa tetapi juga merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang keamanan informasi di masyarakat.
Menurut Dr. Son, di era digital yang semakin berkembang, informasi dan data menjadi aset berharga, yang menuntut kita untuk mempelajari dan menguasai pengetahuan tentang keamanan informasi. Namun, kemajuan teknologi juga membawa risiko dan ancaman keamanan siber yang semakin kompleks.
"Kompetisi ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dan mempelajari lebih lanjut tentang bidang keamanan informasi. Kami yakin kompetisi ini akan menjadi lingkungan kompetitif yang sehat dan kreatif, membantu mahasiswa mempraktikkan keterampilan mereka, memperluas pengetahuan mereka, dan menemukan solusi terobosan dalam perlindungan keamanan informasi," tegas Dr. Tran The Son.
Kontes ini menarik 100 tim dengan lebih dari 400 kontestan dari lebih dari 25 universitas dan akademi nasional seperti: Universitas Teknologi Informasi dan Komunikasi Vietnam - Korea, Universitas Danang; Universitas Teknologi Informasi, VNU-HCM; Akademi Teknik Kriptografi; Akademi Pos dan Telekomunikasi; Universitas FPT; Universitas Teknologi, VNU-Hanoi; Universitas Teknologi Informasi, VNU-HCM; Universitas Ilmu Pengetahuan Alam, VNU-HCM...
Setelah babak penyisihan, panitia penyelenggara memilih 23 tim untuk melaju ke babak semi-final guna memilih 10 tim terbaik yang akan masuk ke babak final.
Pada babak final, 10 tim berkompetisi secara langsung dengan berbagai tantangan dalam hal penetrasi aplikasi web, jaringan, kriptografi, rekayasa balik, kerentanan XXE (Entitas Eksternal XML), eksploitasi biner, kriptografi tingkat lanjut, dan Skenario Dunia Nyata.
Setelah 4 jam kompetisi yang intens, dramatis dan mendebarkan, panitia penyelenggara menganugerahkan 1 Hadiah Pertama kepada tim BlueCyber_1nt3rn (Universitas Teknologi, VNU Hanoi); 1 Hadiah Kedua kepada tim EA (Universitas Teknologi Informasi, VNU HCMC); 1 Hadiah Ketiga kepada tim CactusJ (Universitas Teknologi Informasi, VNU HCMC) dan 2 Hadiah Dorongan kepada tim EA (Universitas Teknologi Informasi, VNU HCMC) dan UET_Ch1lL (Universitas Teknologi, VNU Hanoi) dengan total nilai hadiah lebih dari 100 juta VND.
Komentar (0)