Pada tanggal 15 Desember, di Nha Trang, Ketua Komisi Sekuritas Negara (SSC), Vu Thi Chan Phuong, menghadiri lokakarya antar sektor "Membuka Potensi Pasar Modal Vietnam" yang diselenggarakan oleh Bank Dunia .
Carolyn Turk, Direktur Negara Bank Dunia di Vietnam, menilai potensi besar pasar modal Vietnam. Menurut Ibu Turk, pengembangan pasar modal membutuhkan koordinasi antar berbagai lembaga.
Ibu Carolyn Turk, Direktur Bank Dunia untuk Vietnam, menyampaikan sambutan pembukaan pada lokakarya tersebut. (Foto: SSC)
"Tujuan untuk meningkatkan pasar saham dari pasar perbatasan menjadi pasar berkembang membutuhkan kerja sama erat antara regulator pasar modal dan regulator perbankan, mengingat peran bank komersial dalam proses penyelesaian," kata Carolyn Turk.
Perwakilan dari Bank Dunia menyatakan keinginan mereka untuk mempromosikan solusi guna memanfaatkan potensi pasar modal, membuka peluang bagi investor internasional untuk berinvestasi di Vietnam, dan mengembangkan pasar modal modern untuk mendukung tujuan Vietnam menjadi negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045.
Bapak Ketut Ariadi Kamusa, Spesialis Keuangan Senior dan Koordinator Keuangan Regional Bank Dunia di Vietnam, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pasar modal Vietnam telah menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat berkat kondisi makroekonomi yang stabil. Namun, beberapa area perlu ditingkatkan untuk pengembangan pasar modal Vietnam.
"Untuk menarik investasi asing ke pasar saham Vietnam, diperlukan langkah-langkah untuk memperbaiki hambatan yang ada terkait persyaratan margin dan pembekuan sekuritas sebelum transaksi; batasan kepemilikan asing dan ruang gerak asing yang tersisa; serta akses yang sama terhadap informasi," tegas Bapak Ketut Ariadi Kamusa.
Ibu Vu Thi Chan Phuong, Ketua Komisi Sekuritas Negara. (Foto: SSC)
Sementara itu, Ibu Vu Thi Chan Phuong, Ketua Komisi Sekuritas Negara, menyatakan bahwa dalam konteks pasar saham yang berkembang pesat saat ini, peningkatan kerja sama dengan Bank Dunia dalam kerangka Program Pengembangan Pasar Modal Bersama (J-CAP) sangat penting.
Ibu Phuong menyatakan bahwa Bank Dunia telah memainkan peran sebagai jembatan antara Komisi Sekuritas Negara Vietnam dan organisasi serta lembaga internasional, memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk berbagi, memperbarui, dan bertukar informasi tentang perkembangan praktis pasar, serta upaya untuk mengatasi hambatan dan keterbatasan dalam operasional, terutama yang berkaitan dengan proses peningkatan pasar saham Vietnam.
Ketua Komisi Keamanan Negara menegaskan bahwa kontribusi para ahli dari kelompok Bank Dunia tentu akan menjadi sumber referensi yang sangat bermanfaat, memberikan Komisi Keamanan Negara alat-alat yang diperlukan untuk mengatasi tantangan di masa mendatang.
Sumber








Komentar (0)