Informasi ini disampaikan oleh Bapak Bui Minh Nhut, Direktur Strategi di APBev, pada upacara peluncuran AP Beverage Production and Trading Joint Stock Company (APBev). Menurut Bapak Nhut, pasar minuman Vietnam mempertahankan tingkat pertumbuhan sekitar 8% per tahun dan diproyeksikan mencapai ukuran 5,5-6 miliar USD pada tahun 2030. Pendorong pertumbuhan industri ini tidak hanya berasal dari jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 100 juta jiwa, tetapi juga dari perubahan perilaku konsumen, terutama di kalangan pelanggan muda.

Perusahaan minuman berinvestasi besar-besaran dalam teknologi ramah lingkungan. Foto: Ha Linh.
Mengutip laporan "Tren Konsumen 2026: Perspektif dari Data Ritel FMCG" yang diterbitkan oleh NielsenIQ pada Mei 2026, Bapak Nhut menyatakan bahwa hingga 86% konsumen Vietnam memprioritaskan kualitas daripada kuantitas, 92% bersedia mencoba merek baru, dan 91% menghargai pengalaman konsumen. Tren memilih produk dengan kandungan gula lebih rendah, energi lebih rendah, nutrisi tambahan, dan asal alami semakin populer.
Pergeseran ini mendorong gelombang investasi baru di sektor minuman. Selain pengembangan produk, banyak bisnis berfokus pada peningkatan teknologi produksi untuk memenuhi tuntutan yang semakin tinggi terhadap kualitas, keamanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.
Di Dong Nai , APBev baru saja mengumumkan rencana untuk berinvestasi dalam pabrik produksi minuman dengan total modal yang diproyeksikan sebesar 80 juta dolar AS. Pabrik yang akan dibangun di Kawasan Industri Giang Dien, Kota Dong Nai, akan menggunakan teknologi Dry Preform Aseptic dan akan memiliki kapasitas awal sekitar 70 juta liter produk per tahun.
Menurut Bapak Nhut, teknologi ini memungkinkan proses peniupan botol, pengisian, dan penutupan botol dalam lingkungan tertutup dan steril, sehingga membantu menjaga rasa dan nutrisi alami produk. Yang penting, sistem ini juga berkontribusi pada penghematan air dan energi serta mengurangi dampak lingkungan selama proses produksi.
Menurut para ahli, seiring dengan tren konsumsi ramah lingkungan dan tuntutan pengurangan emisi dalam produksi, teknologi hemat sumber daya menjadi salah satu faktor kompetitif utama dalam industri minuman. Alih-alih hanya fokus pada perluasan pangsa pasar, banyak bisnis beralih ke model produksi yang lebih efisien secara lingkungan untuk memenuhi tuntutan pasar dan konsumen di era baru ini.
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/thi-truong-do-uong-tang-truong-manh-d814635.html








Komentar (0)