Pada sore hari tanggal 1 Juni, Tim Inspeksi No. 3 dari Dinas Pertanian dan Lingkungan Hanoi melakukan inspeksi dan memberikan arahan mengenai pengelolaan penyembelihan, pengangkutan, dan perdagangan hewan serta produk hewan di komune Ung Thien.

Dalam laporannya kepada tim inspeksi, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Ung Thien, Nguyen Anh Tuan, menyatakan bahwa saat ini terdapat 21 rumah potong hewan skala kecil di komune tersebut, tanpa adanya rumah potong hewan terpusat atau sementara. Komune tersebut memiliki 5 pasar yang menjual hewan dan produk hewan, dengan 45 usaha yang menjual daging babi dan 9 usaha yang menjual ternak dan unggas.
Sampai saat ini, seluruh 21 rumah pemotongan hewan telah diberi informasi, dibujuk, dan menandatangani komitmen untuk menghentikan operasi pemotongan hewan skala kecil sebelum 30 Juni 2026.
Bapak Nguyen Anh Tuan menyatakan bahwa, dalam periode terakhir, Komite Rakyat Komune Ung Thien telah menyelenggarakan pelatihan tentang keamanan pangan; membimbing rumah tangga pelaku usaha untuk mencatat dan menyimpan informasi tentang ketelusuran produk; membentuk tim inspeksi antarlembaga; dan memperkuat inspeksi dan pengawasan di pasar dan usaha makanan.
Pemerintah kota telah menjatuhkan denda administratif sebesar 21 juta VND kepada dua rumah potong hewan skala kecil karena melanggar peraturan veteriner dan lingkungan.

Selama pertemuan, anggota tim inspeksi fokus pada pembahasan dan klarifikasi kesulitan dan kendala yang dihadapi selama proses implementasi.
Menurut penilaian setempat, kurangnya rumah potong hewan terpusat membuat pengelolaan menjadi sulit; banyak tempat pemotongan hewan tersebar di dalam kawasan permukiman, beroperasi terutama pada malam hari, sehingga memberikan tekanan pada inspeksi, pengendalian, kebersihan lingkungan, keamanan pangan, serta pencegahan dan pengendalian penyakit.

Sebagai penutup sesi kerja, Wakil Kepala Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kedokteran Hewan Hanoi, Tran Sy Tien, selaku ketua tim inspeksi, meminta agar Komune Ung Thien terus mempromosikan propaganda, memperkuat inspeksi dan pengawasan rumah potong hewan, menyelenggarakan penandatanganan komitmen untuk menghentikan kegiatan pemotongan hewan skala kecil, dan menindak pelanggaran secara tegas sesuai peraturan; serta secara efektif menerapkan vaksinasi dan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit untuk mencegah wabah di daerah tersebut.
Menanggapi masukan tersebut, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Ung Thien, Nguyen Anh Tuan, menegaskan bahwa Ung Thien akan memperkuat inspeksi asal-usul makanan di pasar, menindak tegas pelanggaran, dan memobilisasi seluruh sistem politik untuk mengakhiri sepenuhnya kegiatan penyembelihan skala kecil sebelum 30 Juni 2026.
Pada saat yang sama, pemerintah daerah akan mendaftarkan 1 hingga 2 rumah potong hewan sementara dan mengusulkan agar Dinas Pertanian dan Lingkungan Hanoi memberikan bimbingan dan dukungan untuk prosedur pendaftaran rumah potong hewan terpusat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sumber: https://hanoimoi.vn/ung-thien-quyet-tam-cham-dut-co-so-giet-mo-nho-le-truc-30-6-984023.html








Komentar (0)