(CLO) Wakil Menteri Luar Negeri Rusia dan Kepala Delegasi BRICS, Tn. Sergey Ryabkov, menegaskan bahwa membangun sistem pembayaran dan transaksi terpisah untuk BRICS sepenuhnya layak.
Dalam wawancara dengan Pusat Analisis TASS, Ryabkov memaparkan hasil kepresidenan Rusia di BRICS, dan juga mengonfirmasi kelayakan pembuatan sistem pembayaran terpisah untuk BRICS.
"Itu tidak hanya ada, tetapi sepenuhnya mungkin. Ini bukan hipotesis," ujarnya, mengomentari kelayakan skenario semacam itu.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov. Foto: Departemen Informasi dan Pers Kementerian Luar Negeri Rusia
Ketika ditanya apakah Rusia akan bergabung dengan inisiatif tersebut jika negara-negara seperti Brasil dan Iran memutuskan untuk melanjutkan pengembangan sistem pembayaran mereka sendiri, Ryabkov menjawab: "Tentu saja. Lagipula, banyak negara lain akan bergabung."
“Saat ini, rencana yang sedang dibahas dan dilaksanakan bukanlah untuk menggantikan dolar AS dalam semua transaksi, melainkan membangun model pelengkap yang akan membantu mempertahankan operasi ketika saluran pembayaran dolar AS yang umum gagal karena alasan di luar kendali BRICS,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa sistem keuangan seperti itu, meskipun penting, tidak cukup untuk memastikan berfungsinya sistem secara normal. "Kita membutuhkan mekanisme kliring tambahan, yang juga sedang kita kembangkan, beserta sistem asuransi transaksi yang melindungi transportasi barang, guna menghindari pengaruh eksternal yang negatif," tegas Wakil Menteri Luar Negeri Rusia.
“Semua ini merupakan elemen minimum bagi BRICS untuk dapat dengan yakin mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai dan alternatif nyata telah muncul,” ujarnya.
Ngoc Anh (menurut TASS, Interfax)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/thu-truong-ngoai-giao-nga-tin-he-thong-thanh-toan-brics-la-kha-thi-co-the-thay-usd-khi-can-thiet-post326185.html
Komentar (0)