Kantor Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan pemimpin berencana untuk mencalonkan Seah Kian Peng sebagai Ketua Parlemen pada sidang awal Agustus.
Bapak Seah Kian Peng, anggota parlemen yang mungkin akan dicalonkan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong sebagai Ketua Parlemen Singapura . (Sumber: CNA) |
Bapak Seah Kian Peng, 61 tahun, saat ini merupakan anggota Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa, mewakili daerah pemilihan Marine Parade GRC. Beliau terjun ke dunia politik pada tahun 2006 dan menjabat sebagai Wakil Ketua Parlemen dari tahun 2011 hingga 2016.
Selain karier politiknya , Bapak Seah Kian Peng juga menjabat sebagai CEO NTUC FairPrice Retail Group. Namun, pada tahun 2021, beliau mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
Politisi tersebut terakhir kali berbicara di Parlemen sebagai ketua Kelompok Kerja Parlemen untuk Undang-Undang Perawatan Orang Tua. Ia juga merupakan anggota Dewan Direksi Singapore Olympic Foundation dan sebelumnya menjabat di dewan organisasi lain seperti Singapore Centre for Social Enterprise dan Singtel.
Berdasarkan undang-undang, setiap anggota parlemen dapat mencalonkan orang lain atau dirinya sendiri untuk posisi Ketua Parlemen. Jika hanya ada satu calon, orang tersebut akan dinyatakan sebagai Ketua Parlemen oleh Sekretaris Parlemen. Jika ada lebih dari satu calon, Parlemen akan mengadakan pemungutan suara. Sidang Parlemen Singapura berikutnya akan dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus.
Sebelumnya, pada 17 Juli, mantan Ketua Parlemen Tan Chuan-Jin mengajukan pengunduran dirinya karena perselingkuhannya dengan anggota parlemen perempuan Cheng Li Hui dan ucapannya yang "tidak sesuai dengan parlemen" yang ditujukan kepada anggota parlemen Partai Buruh oposisi Jasmus Lim di Parlemen Singapura April lalu.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)