Dua wanita pemegang Rekor Dunia Guinness untuk tinggi badan berkumpul untuk minum teh sore di Inggris guna berbagi cerita.
CNN melaporkan pada tanggal 21 November bahwa Rumeysa Gelgi (27 tahun, tinggi 2,15 m) dan Jyoti Amge (31 tahun, tinggi hampir 63 cm) menghadiri acara minum teh sore di Hotel Savoy di London (Inggris) untuk merayakan ulang tahun Guinness World Records.
Meskipun perbedaan tinggi badan mereka lebih dari 1,5 meter, keduanya disebut-sebut sangat serasi. "Kami punya banyak kesamaan. Kami sama-sama suka tata rias, perawatan diri, perhiasan, dan kuku. Terkadang kami kesulitan melakukan kontak mata karena perbedaan tinggi badan, tetapi itu tetap menjadi pengalaman yang luar biasa," ujar Gelgi.
Ibu Rumeysa Gelgi (kanan) dan Ibu Jyoti Amge bertemu di London pada tanggal 20 November.
Sementara itu, Ibu Amge mengatakan dia sangat senang bertemu seseorang yang juga memegang rekor Guinness , meskipun agak "berlawanan".
Gelgi, seorang programmer situs web di Turki, dinobatkan sebagai wanita tertinggi di dunia pada tahun 2021. Menurut Guinness World Records (GWR), tinggi badannya disebabkan oleh kondisi langka yang disebut sindrom Weaver, yang diketahui dialami oleh 27 orang di seluruh dunia.
Ibu Gelgi juga memegang rekor wanita dengan tangan terbesar (panjang hampir 25 cm), punggung terpanjang (hampir 60 cm) dan telinga terpanjang (9,5 cm).
Sementara itu, Amge adalah seorang aktris dari India. Ia menderita kelainan pertumbuhan yang memengaruhi perkembangan anggota tubuh. Kondisi ini terjadi pada tahap awal perkembangan janin dan memengaruhi jaringan tulang rawan yang akan berkembang menjadi lengan dan kaki anak.
Citra Amge terkenal di media sosial, dan ia juga tampil dalam serial televisi Amerika dan acara TV di Italia.
Dua wanita melihat buku Guinness World Records 2025
Pemimpin Redaksi GWR, Craig Glenday, bertemu kedua perempuan tersebut saat minum teh sore di London pada 20 November dan mengatakan bahwa pertemuan itu bertujuan untuk merayakan perbedaan mereka. "Dengan mempertemukan mereka, mereka dapat berbagi perspektif hidup satu sama lain dan dengan kami," ujar Glenday.
Gelgi dan Amge juga termasuk dalam GWR ICONS, kategori baru yang ditambahkan ke buku Guinness World Records 2025, yang menurut organisasi tersebut akan mencakup pemegang rekor yang "telah membuat sejarah".
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/tiec-tra-giua-hai-phu-nu-cao-nhat-va-thap-nhat-the-gioi-185241122162735709.htm
Komentar (0)